Artikel Ilmiah : C1A014028 a.n. AHMAD QODARI
| NIM | C1A014028 |
|---|---|
| Namamhs | AHMAD QODARI |
| Judul Artikel | ANALISIS PENGARUH TINGKAT PENDIDIKAN, TINGKAT PENDAPATAN, USIA, PENGALAMAN KERJA, DAN JUMLAH TANGGUNGAN KELUARGA TERHADAP TINGKAT LITERASI KEUANGAN (STUDI KASUS IBU RUMAH TANGGA DI PURWOKERTO) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh tingkat pendidikan, tingkat pendapatan, usia, pengalaman kerja, dan jumlah tanggungan keluarga terhadap tingkat literasi keuangan. Selain itu juga untuk mengetahui variabel indpenden manakah yang memiliki pengaruh paling dominan. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu rumah tangga di Purwokerto. Jumlah sampel yang diambil dalam penelitian ini adalah 100 orang. Menggunakan Purposive Sampling Method untuk menentukan jumlah sampelnya. Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dengan menggunakan Analisis Regresi Linier Berganda menunjukan bahwa (1) Indeks literasi keuangan ibu rumah tangga di Purwokerto adalah sebesar 67,33 persen lebih tinggi dari rata-rata nasional dan Provinsi Jawa Tengah masing-masing bernilai 29,7 persen dan 33,5 persen, (2) tingkat pendidikan berpengaruh positif terhadap literasi keuangan, (3) tingkat pendapatan berpengaruh positif terhadap literasi keuangan, (4) usia berpengaruh positif terhadap literasi keuangan, (5) pengalaman kerja berpengaruh negatif terhadap literasi keuangan, (6) jumlah tanggungan keluarga berpengaruh negatif terhadap literasi keuangan, dan (7) tingkat pendapatan merupakan variabel yang paling dominan pengaruhnya terhadap literasi keuangan. Implikasi dari hasil penelitian di atas yaitu literasi keuangan dapat ditingkatkan melalui pendidikan keuangan yang dapat dilakukan secara sadar dan terencana oleh pemerintah dan lembaga terkait melalui kurikulum pendidikan ataupun kegiatan tertentu. Besarnya pendapatan yang diterima juga tidak menjamin bahwa dirinya akan mendapatkan kesejahteraan keuangan, perlu membuat perencanaan keuangan untuk memilih perioritas kebutuhan. Selain itu, pengetahuan keuangan harus diberikan kepada anak-anak usia dini agar anak-anak terbiasa mengelola keuangan dengan baik dan benar untuk masa sekarang dan juga kedepannya. Ibu rumah tangga juga harus lebih aktif dalam meningkatkan literasi keuangannya baik secara mandiri maupun dengan mengikuti program-program yang diselenggarakan pemerintah sehingga dapat menambah wawasan dan informasi yang cukup untuk mendukung pengambilan keputusan keuangan. Kata Kunci: Tingkat Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Tingkat Pendapatan, Usia, Pengalaman Kerja, Jumlah Tanggungan Keluarga |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The aims of the research is to find out the effect of education level, income level, age, work experience and number of family dependents on the level of financial literacy. Beside that, it is also to find out which independent variables have the most dominant influence. The research population are all housewifes in Purwokerto. There were 100 housewifes chosen as respondents of the research. Then Purposive Sampling Method was used to determine the samples. Based on the results of research and data analysis using Multiple Linier Regression Analysis it has got the conclusions: (1) The financial literacy index of housewife in Purwokerto is 67,33 percent higher than the national average and Central Java Province is 29,7 percent and 33,5 percent, (2) education level has a positive effect on financial literacy, (3) income level has a positive effect on financial literacy, (4) age has a positive effect on financial literacy, (5) work experience has a negative effect on financial literacy, (6) the number of family dependets has a negative effect on financial literacy, and (7) the level of income is the most dominant variable affecting financial literacy. As implications of the results of the research above, namely financial literacy can be improved trhough financial education that can be carried out consciously and planned by the government nad related institutions through educational curricula or certain activities. The amount of income received also does not guarantee that he will get financial welfare, need to make financial planning to choose the priority. In addition, financial knowledge must be given to early childhood so that children are accustomed to managing finances well and correctly for the present and future Housewifes must also be more active in increasing their financial literacy both independently and by participating in programs organized by the government so that they can add insight and sufficient information to support making financial decision. Keyword: Financial Literacy, Education Level, Income Level, Age, Work Experience, Number of Family Dependent |
| Kata kunci | Tingkat Literasi Keuangan, Tingkat Pendidikan, Tingkat Pendapatan, Usia, Pengalaman Kerja, Jumlah Tanggungan Keluarga |
| Pembimbing 1 | Drs. Oke Setiarso, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dra. Nunik Kadarwati, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Supadi, M.Si. |
| Tahun | 2019 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2019-01-09 12:23:07.586817 |