Artikel Ilmiah : F1B114014 a.n. NUR CAHYA ADANEE

Kembali Update Delete

NIMF1B114014
NamamhsNUR CAHYA ADANEE
Judul ArtikelEfektivitas Implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Studi Tentang Penanggulangan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar
Abstrak (Bhs. Indonesia)Efektivitas implementasi kebijakan merupakan evaluasi pelaksanaan dengan melihat tujuan dari kebijakan itu sendiri. Tujuan kebijakan dapat dikatakan efektif apabila tujuan-tujuan itu dapat tercapai. Penelitian ini berfokus pada efektivitas implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 Tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Studi Tentang Penanggulangan Pengemis, Gelandangan, dan Orang Terlantar). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan menggunakan teknik snowball sampling dan accidental sampling. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, dokumentasi, dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat tidak efektif. Sebagian besar kelompok sasaran sudah mengetahui adanya Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Namun banyak dari mereka yang masih melanggar peraturan tersebut. Kelompok sasaran juga belum memahami Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 Tahun 2015. Kurangnya pemahaaman kelompok sasaran terutama pengemis, gelandangan, dan orang terlantar menolak adanya Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Berbanding terbalik dengan masyarakat yang menunjukkan keberterimaan yang baik terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat. Dalam implementasinya, target yang diintervensi belum sesuai dengan apa yang ditetapkan dalam peraturan. Selain itu terdapat faktor internal dan internal yang menghambat efektivitas implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat, serta baik sosialisasi, pemberian sanksi, dan pemberian bimbingan dan pelatihan belum dilakukan atau belum diterapkan dengan maksimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The effectiveness of policy implementation is an evaluation of implementation by looking at the objectives of the policy. Policy objectives can be said to be effective if the goal can be achieved, but if that goal fails to be achieved then the policy is not effective. This study focuses on the implementation effectiveness of Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease (Study of Beggars, Homeless People, and Displaced People). The research method used in this research is description qualitative method. Selection of informants using snowball sampling technique and accidental sampling technique. Data collection is used with interviews, observation and documentation. The results showed that Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease has not effective. Most of the target groups were aware of the existence of the Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease. But many of them still violate these regulations. Majority of the target groups did not understand Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease. The lack of understanding of the target groups, especially beggars, vagabonds, and neglected people, cope with the existence of Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease. It is inversely proportional to the people who show good acceptance of the Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease. But in its implementation, there are internal and internal factors that hinder the effectiveness of the implementation of Regional Regulation of Banyumas Regency Number 16 of 2015 on Prevention of Community Disease. Furthermore, it relates to the accuracy of implementation which includes socialization activities, giving sanctions, and providing guidance and training. Both socialization, giving sanctions, and providing guidance and training have not been carried out or have not been implemented maximally.
Kata kunciEfektivitas Implementasi, Peraturan Daerah Kabupaten Banyumas No. 16 tahun 2015 Tentang Penanggulangan Penyakit Masyarakat
Pembimbing 1Prof. Dr. Paulus Israwan Setyoko, MS
Pembimbing 2Drs. Pawrtha Dharma, M.Si
Pembimbing 3Dr. Wahyuningrat, M.Si
Tahun2018
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2018-12-26 10:03:14.353603
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.