Artikel Ilmiah : H1K013048 a.n. RIFKI KRISNA WIBOWO

Kembali Update Delete

NIMH1K013048
NamamhsRIFKI KRISNA WIBOWO
Judul ArtikelINDEKS KERENTANAN PESISIR TERHADAP ANCAMAN KENAIKAN MUKA LAUT DI PESISIR PANTAI KABUPATEN PANGANDARAN JAWA BARAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Indeks kerentanan pesisir pantai Kabupaten Pangandaran ditentukan berdasarkan parameter fisik CVI (Coastal Vulnerability Index) berupa geomorfologi, perubahan garis pantai, elevasi, kenaikan muka air laut relatif, rata-rata tinggi gelombang, dan rata-rata pasang surut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kerentanan berdasarkan parameter fisik dan kerentanan pesisir pantai Kabupaten Pangandaran terhadap ancaman kenaikan muka laut berdasarkan indeks kerentanan pesisir. Penelitian ini menggunakan metode survey dan skoring parameter CVI serta dipetakan berdasarkan kelas kerentanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerentanan pesisir Kabupaten Pangandaran berdasarkan indeks kerentanan pesisir pantai (CVI) didominasi oleh tingkat kerentanan sangat tinggi dengan nilai CVI (12,649–15,811) diikuti tingkat kerentanan sedang dengan nilai CVI (5,656–8,485), kerentanan tinggi dengan nilai CVI (8,944–12,247) kerentanan sangat rendah dengan nilai CVI (3,162), dan kerentanan rendah dengan nilai CVI (4,242–5,477). Parameter yang sangat berpengaruh terhadap kerentanan pesisir pantai Kabupaten Pangandaran adalah geomorfologi, perubahan garis pantai, dan elevasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The coastal vulnerability index in Pangandaran Regency is determined by CVI (Coastal Vulnerability Index) physical parameters including geomorphology, shoreline change, elevation, relative sea level rise, wave height, and tidal averages. The research is determine to knowing vulnerability based physical parameter and the coastal vulnerability of sea level rise threats based on coastal vulnerability index. It used the survey method, scoring CVI parameters and mapped it. The results research in Pangandaran Regency was based on the coastal vulnerability index (CVI) was dominated by very high vulnerability level with CVI (12,649–15,811), followed by a level of medium vulnerability with CVI ((5,656–8,485), high vulnerability with CVI (8,944–12,247), very low vulnerability with CVI (3,162), and low vulnerability with CVI (4,242–5,477). The first parameters in Pangandaran Regency are geomorphology, shoreline changes, and elevation.
Kata kunciKerentanan, CVI, Pesisir, Kabupaten Pangandaran
Pembimbing 1Dr. Amron, S.Pi., M.Si
Pembimbing 2Dr. H. Endang Hilmi, S.Hut., M.Si
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-12-19 12:09:48.788527
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.