Artikel Ilmiah : C1A014051 a.n. IRHAM FAJERIN

Kembali Update Delete

NIMC1A014051
NamamhsIRHAM FAJERIN
Judul ArtikelSTUDI KOMPARASI DAN ANALISIS FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI KONSUMSI RUMAH TANGGA
PERKOTAAN DAN PERDESAAN
(Studi Kasus Kecamatan Purwokerto Utara dan Kecamatan Sumbang)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul: “Studi Komparasi dan Analisis Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi Rumah Tangga Perkotaan dan Perdesaan (Studi Kasus Kecamatan Purwokerto Utara dan Kecamatan Sumbang)”. Wilayah perkotaan yang dimaksud adalah Kecamatan Purwokerto Utara, sedangkan wilayah perdesaan adalah Kecamatan Sumbang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan konsumsi antara rumah tangga perkotaan dan perdesaan dan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi rumah tangga perkotaan dan perdesaan.
Uji beda dua rata-rata digunakan untuk membandingkan konsumsi rumah tangga perkotaan dan perdesaan. Analisis regresi linear berganda digunakan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi konsumsi rumah tangga perkotaan dan perdesaan. Jumlah sampel pada masing-masing wilayah berjumlah 100 rumah tangga.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi rumah tangga perkotaan lebih besar daripada konsumsi rumah tangga perdesaan. Variabel pendapatan dan jumlah anggota keluarga berpengaruh positif dan signifikan terhadap konsumsi rumah tangga perkotaan maupun perdesaan. Sedangkan variabel pendidikan tidak berpengaruh signifikan terhadap konsumsi rumah tangga perkotaan maupun perdesaan.
Implikasi dari kesimpulan di atas yaitu melakukan pembangunan sarana dan prasarana yang lebih merata supaya di setiap wilayah mendapatkan kesempatan yang sama untuk memperoleh barang dan jasa. Untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga di wilayah perkotaan upaya yang dapat dilakukan yaitu meningkatan minat wirausaha dengan melakukan pembinaan agar usaha yang dilakukan dapat berkembang dan menguntungkan. Dalam upaya meningkatkan pendapatan rumah tangga di wilayah perdesaan, perlu mengadakan pelatihan yang berorientasi pada peningkatan kemampuan masyarakat sehingga dapat bekerja dan berusaha lebih produktif. Terkait dengan jumlah anggota keluarga baik di wilayah perkotaan maupun perdesaan, pemerintah bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perlu mengintensifkan program keluarga berencana dengan cara melakukan penyuluhan maupun pendampingan agar masyarakat lebih memahami tentang perencanaan dalam berkeluarga sehingga memperoleh kehidupan yang layak.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is entitled “Comparative Study and Analysis of Factors That Affecting Household Consumption in Urban and Rural Areas (Case Study in North Purwokerto and Sumbang Sub-District)”. Household consumption is important in creating economic growth. In addition, there are differences in the value household consumption between urban and rural area. The urban area is North Purwokerto Sub-District and the rural area is Sumbang Sub-District. The puspose of this research is to analyze the compare household consumption between urban and rural and also to analyze factors that affecting household consumption in urban and rural areas.
Two sample t-test have used to compare household consumptoon of urban and rural areas. Multiple linear regression have used to analyze factors that affect household consumption of urban and rural areas. The number of samples in each region amounted to 100 households.
The result showed that household consumption in urban area is bigger than household consumption in rural area. Income and number of family member have a positive and significant effect on the household consumption of urban and rural areas. Education have not significant effect on the household consumption of urban and rural areas.
The implications of this research is the government must carry out to equity development facilities and infrastructure so that in each region have the same opportunity for the goods and services. To increase income of household in urban areas efforts that can be made is creating interest in entrepreneurship by founding and training to develop the business and profitable. Effort for increase income of household in rural areas is need to hold training that oriented towards increasing skill and capacity of community in rural areas and they can try work to be more productive. Related with total of family members in both areas, urban and rural areas, the government and Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) need to intensify family planning programs by conducting counseling or accompaniment so that community can be understand more about planning in have a family to get a decent life.
Kata kunciKonsumsi Rumah Tangga, Pendapatan, Jumlah Anggota Keluarga, Pendidikan, Perkotaan, Perdesaan
Pembimbing 1Dr. Diah Setyorini Gunawan, S.E., M.Si.
Pembimbing 2Drs. Oke Setiarso, M.Si.
Pembimbing 3Drs. Sukiman, M.P.
Tahun2018
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2018-11-28 12:43:40.774878
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.