Artikel Ilmiah : P2A016004 a.n. SETYO WIDODO

Kembali Update Delete

NIMP2A016004
NamamhsSETYO WIDODO
Judul ArtikelANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN INFEKSI SALURAN PERNAPASAN AKUT (ISPA) PADA PEKERJA PEMBUAT BATU BATA DI KECAMATAN MANDIRAJA KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Industri batu bata menghasilkan pencemaran udara yang berasal dari proses pembakaran batu bata seperti gas Karbondioksida (CO2), Karbon Monoksida (CO) dan partikel debu. Pencemaran udara tersebut dapat meningkatkan risiko pekerja pembuat batu bata mengalami gangguan pernapasan seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis faktor risiko kejadian ISPA pada pekerja pembuat batu bata di Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode observasional analitic dengan pendekatan cross sectional. Besar sampel sebanyak 342 responden dan sampel kualitas udara sebanyak lima belas titik di tiga desa yaitu Desa Panggisari, Blimbing dan Purwasaba. Analisis data menggunakan SPSS meliputi analisis univariat, bivariat dan multivariat. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa variabel yang berhubungan dengan kejadian ISPA yakni masa kerja, kebiasaan merokok, dan penggunaan alat pelindung diri (masker). Variabel yang tidak ada hubungan dengan kejadian ISPA yakni pengetahuan. Variabel yang paling berpengaruh terhadap kejadian ISPA adalah masa kerja. Pekerja pembuat batu bata hendaknya tidak melakukan kebiasaan merokok dan selalu menggunakan masker ketika bekerja. Diharapkan institusi kesehatan melakukan pengawasan kesehatan pekerja secara berkala, serta penyuluhan tentang kesehatan kerja untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran untuk mencegah dampak yang ditimbulkan dari kegiatan pembuatan batu bata.
Abtrak (Bhs. Inggris)Brick industry produces air pollution-comes from the process of brick burning such as carbondioxide (CO2), carbonmonoxide (CO), and dust particles. The air pollution can increase the risk of Accute Respiratory Infection (ARI) among brick workers. . The aim of this study is to analyse the risk factors of ARI incidents among the brick workers in Mandiraja Residence, Banjarnegara. This study was observational analytic method with cross sectional approach in three villages, Mandiraja Subdistrict (Panggisari, Blimbing, and Purwasaba). This research included 342 respondents for questionnaires data collection, while we measure the air quality in 15 spots The data analyses use SPSS including the analyses of univariate, bivariate, and multivariate. Results of this study showed that years of service, smoking habits, and use of personal protective equipment (mask) had association with ARI incidences. While knowledge had no correlation with ARI incidences. This study also showed that years of service was the most influential variables related to ARI. From this study, the brick workers should avoid smoking habits and always use personal protective equipment during work. In addition, it is important for local health officer to increase knowledge and awareness of brick workers about risk factor of ARI.
Kata kunciKata Kunci : Faktor risiko, ISPA, Pekerja Pembuat Batu Bata
Pembimbing 1Siwi Pramatama MW, S.Si, M.Kes. Ph.D
Pembimbing 2Dr. Agatha Sih Piranti, M.Sc
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2018-11-24 17:30:21.856184
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.