| NIM | A1M014007 |
| Namamhs | GRACE EMANUELLA SUPRIANTO |
| Judul Artikel | PENGARUH JENIS BAHAN PENGAEWET ALAMI DAN PROPORSI LARU (BAHAN PENGAWET ALAMI : KAPUR) TERHADAP KUALITAS GULA KELAPA KRISTAL |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Gula kelapa kristal merupakan produk olahan nira kelapa yang terbentuk serbuk. Kondisi nira yang telah rusak menyebabkan gula kelapa kristal yang kurang berkualitas, oleh karena itu terjadinya kontaminasi mikroba harus diusahakan senimal mungkin. Untuk mencegah kerusakan nira akibat kontaminasi mikrobia, nira harus ditambahkan pengawet yang sering dikenal dengan istilah laru. Laru alami yang digunakan harus memiliki kandungan kimia antara lain flavonoid, tanin yang terbukti sebagai antibakteri dan antivirus. Salah satu tanaman yang dapat dijadikan sumber laru alami adalah daun bandotan, daun kopi, pelepah pisang dan sabut kelapa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis bahan pengawet alami (daun bandotan, daun kopi, pelepah pisang, dan sabut kelapa) dan proporsi bahan pengawet alami : kapur terhadap kualitas gula kelapa kristal, serta kombinasinya yang menghasilkan gula kelapa kristal dengan kualitas terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK). Faktor yang digunakan adalah jenis bahan pengawet alami yakni daun bandotan, daun kopi, pelepah pisang dan sabut kelapa; proporsi bahan pengawet alami : kapur (b/b) yakni 0,25 : 97,5, 0,5 : 9,5, dan 0,75 : 9,25, sehingga diperoleh 12 kombinasi perlakuan dengan 3 ulangan dan 2 unit kontrol yakni kapur sirih murni dan dengan cangkang kulit manggis. Variabel yang diamati pada variabel kimia adalah kadar air, kadar abu, dan gula reduksi, sedangkan pada variabel sensoris meliputi tekstur, warna, rasa, aroma, dan kesukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis bahan pengawet alami dan proporsi bahan pengawet alami : kapur tidak berpengaruh nyata terhadap variabel kimia. Proporsi pelepah pisang : kapur ( 0,75:9,25 ) menghasilkan kombinasi terbaik yaitu warna kuning (3,050), tekstur halus (3,166), rasa manis (3,183), aroma agak khas (2,451), dan kesukaan suka (2,633). Sifat kimia gula kelapa kristal tersebut yaitu kadar air 0,4% (%bb) , kadar abu 0,94% (%bb), dan gula reduksi 6,68% (%bb). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Crystal coconut sugar is a processed product of coconut sap made from powder. The condition of the damaged sap causes less quality crystalline coconut sugar, therefore microbial contamination must be tried as much as possible. To prevent damage to the sap due to microbial contamination, preservatives must be added preservatives which are often known as “laru”. Natural lungs that are used must have chemical ingredients including flavonoids, tannins which are proven to be antibacterial and antiviral. One of the plants that can be used as a natural source of laru is bandotan leaves, coffee leaves, banana fronds and coconut fiber. This study aims to determine the effect of types of natural preservatives (bandotan leaves, coffee leaves, banana midribs, and coconut fiber) and the proportion of natural preservatives: calcium to the quality of crystal coconut sugar, and its combination that produces the highest quality crystal coconut sugar. The experimental design used in this study used a randomized block design (RBD). The factors used are the types of natural preservatives namely bandotan leaves, coffee leaves, banana fronds and coconut fiber; proportion of natural preservatives: calcium (b/b) which is 0.25: 97.5, 0.5: 95, and 0.75: 9.25, so that 12 combinations of treatment with 3 replications and 2 control units namely whiting are obtained. pure and with mangosteen skin shells. Variables observed in chemical variables are water content, ash content, and reducing sugars, while on sensory variables include texture, color, taste, aroma, after taste, and preference. The results showed that the types of natural preservatives and the proportion of natural preservatives: calcium did not significantly affect the chemical variables. The proportion of banana fronds: calcium (0.75: 9.25) produces the best combination of yellow (3,050), fine texture (3,166), sweetness (3,183), rather typical flavor (2,451), and liking (2,633). The chemical properties of crystal coconut sugar are water content 0.4% (wb), 0.94% ash content (wb), and reduced sugar 6.68% (wb). |
| Kata kunci | gula kelapa kristal, daun kopi, pelepah pisang, daun bandotan, sabut kelapa |
| Pembimbing 1 | Prof.Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Rumpoko Wicaksono, S.P., M.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2018-11-23 08:28:37.957568 |
|---|