Artikel Ilmiah : E1A014264 a.n. BELLA SABRINA YUWONO

Kembali Update Delete

NIME1A014264
NamamhsBELLA SABRINA YUWONO
Judul ArtikelGUGATAN PERCERAIAN (Tinjauan Yuridis Terhadap Putusan Pengadilan Agama Kediri
No. 1382/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr)
Abstrak (Bhs. Indonesia) Pasal 1 Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 menjelaskan tentang pengertian perkawinan, yaitu ikatan lahir batin antara seorang pria dengan seorang wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. Tujuan dasar perkawinan yaitu dapat memiliki keluarga yang bahagia serta merasa aman dan nyaman didalamnya, serta sesuai dengan syariat Tuhan Yang Maha Esa, namun tidak selamanya tujuan tersebut dapat terwujud adakalanya perkawinan tersebut menjadi putus.
Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana pertimbangan Hukum Hakim dalam memutus perkara perceraian pada putusan Pengadilan Agama Kediri Nomor : No. 1382/Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan Yuridis Normatif, spesifikasi penelitian preskriptif analitis, metode pengumpulan data studi kepustakaan, dengan inventarisasi, metode analisis data normatif kualitatif.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Hakim dalam memutus perkara gugatan perceraian tersebut berdasarkan Pasal 39 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 dan Pasal 19 huruf (f) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf (f) Kompilasi Hukum Islam, sebaiknya Hakim menambahkan beberapa pasal juga yaitu Pasal 19 huruf (d) Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 1975 jo Pasal 116 huruf (d) Kompilasi Hukum Islam sebagai alasan dikabulkannya gugatan perceraian tersebut, karena hal tersebut merupakan dasar terjadinya perkara, serta Pasal 116 huruf (g) Kompilasi Hukum Islam yang mana hal tersebut juga merupakan permasalahan yang ada dalam perkara.
Abtrak (Bhs. Inggris)Article 1 of Law No. 1/1974 explains the marriage, is a bond physically and mentally between a man with a woman as husband and wife with the aim of forming a family (household) who are happy and everlasting based on God. The ultimate goal of marriage is to have a happy family and to feel safe and secure in it, and according to the almighty God, but it is not always possible to be fulfilled at times when the marriage breaks up.
The problem in this study is that the judges' legal considerations are to cut off divorce litigation of the decision of the Kediri Religious Court Number:1382/ Pdt.G/2016/PA.Kab.Kdr. The research method used in this study is a normative juridical approach, prescriptive analytical research specifications, library data collection methods with inventory, qualitative normative data analysis methods.
The result of this study is that the judge’s in the divorce proceedings is based on article 39 paragraph (2) of Law No.1/1974 and article 19 letter (f) Goverment Regulation No.9/1975 in conjuction article 116 letter (f) KHI. Better judge a few chapters that is article 19 letter (d) Goverment Regulation No.9/1975 in conjunction article 116 letter (d) KHI as an excuse for sued divorce because this is the basis of the case, and article 116 letter (g) KHI, which is a problem.
Kata kunciGugatan Perceraian karena Taklik Talaq.
Pembimbing 1Rochati, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Haedah Faradz, S.H., M.H.
Pembimbing 3Dr. Siti Muflikhah, S.H., M.H.
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-11-22 08:02:33.366802
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.