Artikel Ilmiah : E1A014154 a.n. MAHENDRATA PRASETIYA AJI UTOMO

Kembali Update Delete

NIME1A014154
NamamhsMAHENDRATA PRASETIYA AJI UTOMO
Judul ArtikelPELAKSANAAN DOUBLE TRACK SYSTEM DALAM PUTUSAN HAKIM TERHADAP PENYALAHGUNA NARKOTIKA TERHADAP PENYALAHGUNA NARKOTIKA BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 35 TAHUN 2009 TENTANG NARKOTIKA (Studi di Pengadilan Negeri Purwokerto)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perkembangan hukum modern mengenal istilah double track system yang bermakna adanya kesetaraan antara sanksi pidana dengan sanksi tindakan. Penggunaan double track system ini sudah menjadi kecenderungan internasional sebagai konsekuensi dianutnya aliran Neo-klasik yang berusaha memanfaatkan kelebihan dan meninggalkan kelemahan dari kedua aliran hukum pidana lainnya, yakni aliran klasik dan aliran modern. Salah satu regulasi yang mengakomodir penerapan double track system adalah dalam Undang-Undang No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika (UU No. 35 Tahun 2009). Double track system ini berkaitan dengan pengenaan pidana terhadap penyalahguna maupun pecandu narkotika di mana dalam pelaksanaan, khususnya dalam putusan hakim akan dipengaruhi oleh pandangan hakim itu sendiri. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan double track system dalam putusan hakim terhadap penyalahguna narkotika dan juga untuk mengetahui pandangan hakim terkait penggunaannya terhadap kasus penyalahguna narkotika.
Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dengan spesifikasi penelitian deskriptif dengan Lokasi penelitian di Pengadilan Negeri Purwokerto. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder, yang masing-masing bersumber atau diperoleh melalui wawancara, observasi dan studi kepustakaan serta metode analisis data yang digunakan adalah kualitatif.
Hasil penelitian menunjukan, bahwa Pelaksanaan double track system atau pengenaan sanksi pidana penjara dan atau tindakan yang berupa rehabilitasi dalam suatu putusan hakim terhadap kasus penyalahguna dan pecandu narkotika berdasarkan UU No. 35 Tahun 2009 masih belum ada keseragaman atau belum dilaksanakan secara optimal dalam putusan hakim, hal ini dipengaruhi oleh beberapa antara lain rekomendasi ahli, hasil asesmen, kondisi terdakwa, bentuk dakwaan dari Penuntut Umum, serta peraturan perundang-undangan terkait rehabiltiasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)The development of modern law recognize the term double-track system which means equality between criminal sanctions with sanctions measures. The use of double track system has become the international trend as a consequence of the flow of the Neo-classical espoused that attempts to exploit the strengths and weaknesses of the two streams leaving the other criminal law, the classical and the modern flow stream. One application of the regulation to accommodate the double track system is in Law No. 35 Year 2009 on Narcotics (Law No. 35 of 2009). The double track system relating to the imposition of criminal against abusers or addicts where in implementation, especially in the judge's decision will be influenced by the views of the judges themselves.
The method used in this research is the socio-juridical with specification of descriptive research with research location in Purwokerto District Court. The data used are primary data and secondary data, each derived or obtained through interview, observation and literature study and data analysis methods used are qualitative.
The results showed that the implementation of a double track system or the imposition of criminal sanctions and prison or rehabilitation measures in the form of a verdict against cases of abusers and addicts under Law No. 35 of 2009 there is still no uniformity or have not been implemented optimally in the judge's decision, it is influenced by some among other expert recommendations, the assessment results, the condition of the accused, the form of the indictment of the Public Prosecutor, as well as related legislation rehabiltation.
Kata kuncidouble track system, pidana penjara, rehabilitasi
Pembimbing 1Dr. Angkasa, S.H.,M.Hum.
Pembimbing 2Rani Hendriana, S.H.,M.H.
Pembimbing 3Dr. H. Setya Wahyudi, S.H.,M.H.
Tahun2018
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2018-11-16 11:30:10.550442
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.