Artikel Ilmiah : F1B013018 a.n. DINDI INTAN PERTIWI

Kembali Update Delete

NIMF1B013018
NamamhsDINDI INTAN PERTIWI
Judul ArtikelMANAJEMEN BENCANA TANAH LONGSOR DI KABUPATEN BANYUMAS
(STUDI PADA BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH KABUPATEN BANYUMAS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kabupaten Banyumas berada pada kawasan rawan bencana terutama bencana tanah longsor, sehingga diperlukan manajemen bencana sebagai upaya meningkatkan keselamatan dari ancaman bencana tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Banyumas.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana manajemen bencana tanah longsor di Kabupaten Banyumas pada BPBD Kabupaten Banyumas sudah sesuai aspek fungsi-fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan dan pengawasan. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Sumber data pada penelitian ini adalah melalui wawancara, dokumentasi, dan observasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Milles dan Huberman (2014) dimana keabsahan data diuji dengan triangulasi sumber.Hasil penelitian ini menunjukkan manajemen bencana tanah longsor di Kabupaten Banyumas sudah memenuhi fungsi-fungsi dalam pelaksanaanya. Namun pelaksanaan manajemen bencana pada setiap tahap masih tedapat kekurangan dimana pada pra bencana memiliki kekurangan pada aspek perencanaan dan penggerakkan, pada tahap saat bencana memiliki kekurangan pada aspek pengorganisasian dan penggerakkan, pada tahap pasca bencana memiliki kekurangan pada aspek pengorganisasian dan penggerakkan. Berdasarkan pembahasan penelitian ini membuktikan bahwa masing-masing fungsi manajemen yang dikemukakan oleh George R. Terry (1958) saling mempengaruhi satu sama lain, maka BPBD harus menutupi kekurangan pada setiap aspek fungsi manajemen yaitu perencanaan, pengorganisasian, penggerakkan, dan pengawasan pada setiap tahap baik pra bencana, saat bencana, dan pasca bencana tanah longsor untuk melakukan manajemen bencana tanah longsor yang dilakukan oleh BPBD Kabupaten Banyumas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Banyumas Regency is located in disaster-prone areas, especially landslides, so disaster management is needed as an effort to improve safety from the threat of landslides that occur in Banyumas. The purpose of this study is to find out how the management of landslides in BPBD Banyumas in Banyumas Regency is appropriate to aspects of management functions namely planning, organizing, mobilizing and controlling. The research method used was descriptive qualitative, with purposive sampling to selecting the informants. The data source in this study is through interviews, documentation, and observation. The analytical method used is an interactive analysis model according to Milles and Huberman (2014) where the validity of the data is tested by source triangulation. The results of this study indicate the management of landslides in Banyumas Regency has fulfilled the functions in its implementation. However, the implementation of disaster management at each stage still lacks that in pre-disaster it has deficiencies in the aspects of planning and mobilization, at the stage when the disaster has deficiencies in organizing and mobilizing aspects, in the post-disaster phase it has deficiencies in organizing and mobilizing aspects. Based on the discussion of this study proves that each management function proposed by George R. Terry (1958) influences each other, the BPBD must cover the shortcomings in every aspect of management functions, namely planning, organizing, mobilizing, and monitoring at each stage of good pre-disaster, during disasters, and post-landslides to conduct landslide management carried out by BPBD Banyumas Regency.
Kata kunciKata Kunci : manajemen, manajemen bencana, tanah longsor
Pembimbing 1Dr. Wahyuningrat, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Sukarso, M.Si.
Pembimbing 3Drs. Mahmud Setiahadi, M.Si.
Tahun2018
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2018-11-15 22:04:58.392249
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.