Artikel Ilmiah : E1A014253 a.n. RACHEL GERALDINE

Kembali Update Delete

NIME1A014253
NamamhsRACHEL GERALDINE
Judul ArtikelTINDAKAN DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN MENURUT CONVENTION ON THE ELIMINATION OF ALL FORMS OF DISCRIMINATION AGAINST WOMEN (STUDI TENTANG KASUS TINDAKAN DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN DI INDIA TAHUN 2012)
Abstrak (Bhs. Indonesia)India termasuk negara yang tingkat diskriminasi terhadap perempuan tertinggi di dunia. Menurut National Crime Bureau, jumlah perempuan yang menjadi korban kekerasan di India mencapai 242.270 korban. Tingginya diskriminasi di India berakar dari tradisi dan budaya yang mengagungkan laki-laki serta menomor duakan wanita dalam sistem sosial mereka. Hal tersebut membuat perempuan-perempuan di India diberi batas dan dikontrol dalam berperilaku dan menjadikan perempuan sebagai sarana eksploitasi untuk melanggengkan kekuasaan yang ada.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaturan hukum tentang tindak pidana yang mendiskriminasi perempuan menurut Konvensi tentang Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan dan mengetahui perlindungan hukum bagi perempuan yang menjadi korban tindakan diskriminasi di India. Metode penelitian yang digunakan dalam penulisan ini adalah deskriptif dengan pendekatan yuridis normatif terhadap peraturan yang ada dan menggunakan metode penyajian teks naratif. Sumber data berupa data sekunder. Metode pengumpulan data dengan studi kepustakaan. Analisis data yang digunakan adalah normatif-kualitatif.
Tindakan diskriminasi terhadap perempuan di India disebabkan beberapa faktor, seperti faktor budaya (mahar dan kasta), tingkat pendidikan yang rendah, kurangnya stabilitas keamanan di India, dan nilai-nilai fundamentalis di India terkait sistem patriarki. India meratifikasi Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) di tahun 1993 sebagai bentuk perlindungan hukum bagi korban tindak diskriminasi. Perlindungan hukum lainnya yang dilakukan oleh pemerintah India terhadap perempuan terdapat dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana India atau yang disebut Indian Penal Code 1860.
Abtrak (Bhs. Inggris)India included to the country with the highest level of woman discrimination in the world. Based on National Crime Bureau’s Data, the number of women discrimination victims reached 242.270 victims. The high stage of woman discrimination and gap in India rooted from its culture and tradition, that glorifying men and putting women at the second place on their social system, and impacting India's woman bordered and controled behaviour and exploit woman's body as the object to preserve the existing power.
This research done to know the regulation on criminal acts that discriminate woman according to Convention on The Elimination of All Forms of Discrimination Against Women and to know the legal protectorship for women as discrimination victim in India. The research method used is descriptive with juridist normative approach toward existing provisions and using narative text. The researcher used secondary data sources that were obtained through literature study and were systematically described. The data analysis is qualitative normative.
The acts of discrimination against women in India is mainly caused by several factors such as culture (dowry and caste), the level of low education, less of security stability in terms of the limitation of the police in protecting civil society, and India fundamentals values relating to patriarchy system. India ratified the ratification of Convention on the Elimination of All Forms of Discrimination Against Women(CEDAW) in 1993 as the form of discrimination victim's legal protectorship. Another India's government legal protectorship that is a Indian Penal Code.
Kata kunciCEDAW, diskriminasi perempuan, India, perlindungan hukum
Pembimbing 1Dr. Noer Indriati, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Hj. Lynda Asiana, S.H., M.H.
Pembimbing 3Wismaningsih, S.H., M.H.
Tahun2014
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2018-11-12 15:42:20.032238
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.