Artikel Ilmiah : G1F014028 a.n. OVIANA RIZQI

Kembali Update Delete

NIMG1F014028
NamamhsOVIANA RIZQI
Judul ArtikelNANOPORI LIMBAH CANGKANG TELUR BEBEK SEBAGAI PENETRAL AIR ASAM DAN PENYERAP LOGAM BERAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Pecemaran lingkungan menyebabkan air terkontaminasi oleh logam berat dan bahan kimia lain yang menyebabkan pH air meningkat. Logam berat dan zat asam dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Karbon aktif merupakan senyawa dipasaran yang digunakan untuk menurunkan konsentrasi logam berat. Namun, karbon memiliki beberapa kelemahan. Cangkang telur mengandung 94% CaCO3 yang merupakan adsorben dan sekaligus penetral asam. Penelitian ini bertujuan untuk memanfaatkan cangkang telur bebek untuk dijadikan nanopori yang dapat menyerap logam berat dan sekaligus menetralisir kandungan asam yang ada pada air.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang meliputi pembuatan dan formulasi serbuk nanopori dari cangkang telur bebek, formula terbaik dikarakterisasi menggunakan SEM (Scanning Electromagnetic Microscope), selanjutnya diuji performa untuk mengetahui kemampuannya dalam menyerap logam dan menetralkan asam dengan uji konduktivitas logam dan pH meter, kemudian dilakukan uji AAS (Atomic Absorption Spectroscopy) terhadap air kran yang ditambah logam berat dan bersifat asam serta hasilnya dibandingkan dengan kemampuan arang aktif dalam menyerap logam berat dan meneralkan asam.
Hasil dan Kesimpulan: Berdasarkan hasil uji konduktivitas logam dan uji pH larutan, serbuk cangkang telur bebek dapat menurunkan konduktivtas logam sebesar 52% dan menurunkan asam sebesar 28,5%. Formula terbaik diperoleh dari optimasi 50% natrium hipoklorit dan 0,1M HCl (F1) dengan nilai penurunan konduktivitas logam sebesar 59,3% dan nilai penurunan asam sebesar 26,8%. Hasil analisis ukuran pori formula 1 dengan menggunakan SEM menunjukkan bahwa serbuk yang dihasilkan memiliki pori-pori berukuran nanopori (< 1μm). Serbuk nanopori cangkang telur bebek memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan dengan karbon aktif (arang aktif) dalam menyerap logam dan menetralkan asam.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Environmental pollution cause water to be contaminated by heavy metals and others chemicals that can increase pH of the water. Heavy metals and acid cause various health problems. Activated carbon is a component used to reduce heavy metal. However, carbon has several weaknesses. Eggshell contained 94% CaCO3 which is an adsorbent and neutralizer acid. The aim of this study is to make duck eggshells become nanopores that can absorb heavy metals and neutralize acid in water.
Methods: This research was an experimental study which include the manufacture of nanopore powder from duck eggshell and optimization in formulation, the best formula was characterized using SEM (Scanning Electromagnetic Microscope), performance test to determine its ability to absorb heavy metals and neutralize acids, its applied in tap water and the water which was contaminated with acid and heavy metals was assayed using AAS (Atomic Absorption Spectroscopy), the results compared with the ability of activated carbon to absorb heavy metals and neutralize acid.
Results and Conclusion: Results of the conductivity test and pH test of the solution was duck eggshell powder could reduce metal by 52% and acid by 28.5%. The best formula from the optimization was F1 (50% sodium hypochlorite and 0.1M HCl) with a decreased in conductivity of 59.3% and an acid reduction value of 26.8%. The results of pore size analysis of formula 1 used SEM showed that the powder had nanopore-sized (<1μm). Duck eggshell nanopore powder had a better ability than activated carbon (activated charcoal) in absorbed metals and neutralized acids.
Kata kunciNanopori, Cangkang Telur Bebek, Asam, Logam Berat.
Pembimbing 1Hendri Wasito, M.Sc., Apt.
Pembimbing 2Dr. Sri Sutji Susilowati, M.Sc., Apt.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2018-11-11 10:40:17.310377
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.