Artikel Ilmiah : F1C014009 a.n. ICHTIARIN DAROJATI
| NIM | F1C014009 |
|---|---|
| Namamhs | ICHTIARIN DAROJATI |
| Judul Artikel | Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam Mensosialisasikan CERDIK Sebagai Upaya Pencegahan dan PengendalianPenyakit Tidak Menular |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penyakit tidak menular merupakan penyakit yang dapat dicegah dan dikendalikan dengan pola hidup sehat. Pola hidup sehat ini dapat dilakukan dengan CERDIK. CERDIK mempunyai makna, Cek kesehatan secara berkala, Enyahkan asap rokok, Rajin aktifitas fisik, Diet sehat dan seimbang, Istirahat Cukup, dan Kelola Stres. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan aktor, media, proses, dan hambatan dalam pelaksanaan strategi komunikasi sosialisasi CERDIK sebagai upaya pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling dan accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Validitas data menggunakan triangulasih sumber. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa strategi Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam mensosialisasikan CERDIK dilakukan dengan cara: 1.) pemilihan peserta sosialisasi; 2.) pemanfaatan media audiovisual, media konvensional (leaflet, buku, dan poster), dan media baru seperti (facebook, whatsapp, dan siaran radio); 3.) proses dalam sosialisasi CERDIK dilakukan dengan analisis, desain strategis, pengembangan dan uji coba, serta pelaksanaan dan monitoring; 4.) hambatan dalam pelaksanaan strategi adalah keterbatasan sumber daya manusia dan keterbatasan waktu, serta kondisi masyarakat yang dibebani berbagai macam program. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Non-Infectious Diseases is preventable and controlled diseases through healthy life. A healthy life can be carried out with CERDIK. The meaning of CERDIK is periodic health checks, eliminate cigarette smoke, physical activity, healthy and balanced diet, enough rest, and manage stress. The purpose of this research is to described actor, media, and the process of socialization and barriers to implementation communication strategy. This research uses descriptive qualitative method. Informant selection technique using purposive sampling and accidental sampling. Data in this research is collected using interview, observation, and documentation. Data is analyzed interactive model of analysis, which involve the processes of collecting, reducing, and presenting data, followed by concluding the result. Data validated using triangulation source. The result of this research shows the strategy of Banyumas District Health Office to socialization CERDIK are: 1.) selection of socialization participants; 2.) using media audiovisual, conventional media (leaflet, book, poster), and new media (facebook, whatsapp, and radio broadcast); 3.) the process of socialization through analysis, strategic design, development and pretesting, and implementation and monitoring; 4.) the barriers to implementation communication strategy are limited human resource and limited time, the community is burdened with various programs. |
| Kata kunci | penyakit tidak menular, CERDIK, sosialisasi, strategi komunikasi |
| Pembimbing 1 | Dr. Toto Sugito, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Shinta Prastyanti, MA. |
| Pembimbing 3 | Drs. Ch. Herutomo, M.Si. |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2018-11-08 12:00:57.154742 |