Artikel Ilmiah : A1M014071 a.n. NADYA HENDAYANI AWALIYAH
| NIM | A1M014071 |
|---|---|
| Namamhs | NADYA HENDAYANI AWALIYAH |
| Judul Artikel | Analisis Perilaku Konsumen Terhadap Penggunaan Bahan Tambahan Pangan Pada Produk Pangan di Wilayah Kota Purwokerto, Banyumas, Jawa Tengah. |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Bahan Tambahan Pangan (BTP) adalah bahan yang ditambahkan ke dalam pangan untuk mempengaruhi sifat atau bentuk pangan. Terdapat 27 jenis zat aditif yang sudah diijinkan, diantaranya pemanis, pewarna, pengawet, dan penguat rasa. Meskipun sudah diijinkan, sebagian diantaranya memiliki nilai ADI (acceptable daily intake) atau batas maksimum yang boleh dikonsumsi untuk meminimalisir dampak negatif yang mungkin ditimbulkan. Terdapat faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku konsumen dalam menggunakan zat aditif misalnya tingkat pengetahuan, sikap kebiasan, dan tingkat pendapatan. Upaya yang dilakukan guna meningkatkan pemahaman akan bahan tambahan pangan adalah dengan kegiatan alih teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, sikap kebiasaan, dan pendapatan terhadap perilaku penggunaan bahan tambahan pangan pada produk pangan ; 2) Mengkaji pengaruh kegiatan alih teknologi terhadap pemahaman responden tentang bahan tambahan pangan pemanis, pewarna, pengawet, dan penguat rasa. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan metode pengisian pre kuesioner, kegiatan alih teknologi, kemudian pengisian post kuesioner kepada ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) yang berada di wilayah Kota Purwokerto meliputi Purwokerto Timur, Purwokerto Barat, Purwokerto Selatan dan Purwokerto Utara. Responden dipilih berdasarkan teknik Simple Random Sampling, banyaknya responden ditentukan dengan metode slovin sehingga didapatkan 100 responden. Parameter yang digunakan pada kegiatan alih teknologi meliputi paramater: 1) gambaran umum; 2) jenis; 3) fungsi; 4) dampak negatif; 5) dan contoh produk yang mengandung zat aditif pemanis, pewarna, pengawet, dan penguat rasa. Variabel yang diukur pada penelitian ini meliputi: 1) tingkat pengetahuan konsumen ; 2) tingkat pendapatan konsumen ; 3) tingkat sikap kebiasaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan : 1) Terdapat pengaruh nyata pengetahuan dan sikap kebiasaan terkait bahan tambahan pangan sebelum alih teknologi dan sesudah alih teknologi terhadap perilaku penggunaan bahan tambahan pangan pada produk pangan. Tidak terdapat pengaruh nyata tingkat pendapatan terkait zat aditif sebelum alih teknologi maupun sesudah alih teknologi terhadap perilaku penggunaan zat aditif ; 2) Alih teknologi mampu meningkatkan sebagian besar pemahaman konsumen terhadap gambaran umum, jenis, fungsi, dampak negatif, dan contoh produk dari bahan tambahan pangan pemanis, pewarna, pengawet dan penguat rasa pada produk pangan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Food Additives are ingredients that added to food for influence the characteristic or form food. There are 27 types of food additives that have been permitted, among others are sweeteners, dyes, preservatives, and flavor enhancers. Although it has been permitted, some of them have ADI values (Acceptable Daily Intake) or the maximum limit that can be consumed to decrease the negative effects that might be caused. There are factors that can influence the consumer behavior in using additives such as knowledge level, habitual attitude, and income level. Efforts that can be made to increase the understanding of additives is with technology transfer activities. This research have a purpose for: 1) Knowing the relation between the level of knowledge, habitual attitudes, and income towards the behavior of using food additives in food products; 2) Assessing the effect of technology transfer food activities on respondents' understanding of sweeteners, dyes, preservatives and flavor enhancers. This research was used a survey method with pre-questionnaire filling method, technology transfer activity, then filled out a questionnaire post to the Family Welfare Development that was located in Purwokerto City area that are West Purwokerto, South Purwokerto, East Purwokerto and North Purwokerto. The Respondents were selected based on the Simple Random Sampling technique, the number of respondents was determined by the Slovin method until get 100 respondents were obtained. The parameters used in technology transfer activities are: 1) general description; 2) type; 3) function; 4) negative impacts; 5) and examples of products containing sweetener food additives, dyes, preservatives and flavor enhancers. The variables measured in this research are: 1) the level of consumer knowledge; 2) consumer income level; 3) the level of attitudes of consumer habits. The results of the research showed: 1) There is a significant effect of habitual knowledge and attitudes related to food additives before technology transfer and after technology transfer to the behavior of using food additives in food products. There is no significant influence on the level of income related to food additives before technology transfer or after the transfer technology to the behavior of using food additives; 2) Technology transfer can increase the most consumer understanding of the general description, type, function, negative impact, and product samples of sweetener food additives, dyes, preservatives and flavor enhancers in food products. |
| Kata kunci | Bahan tambahan pangan, Perilaku Konsumen, Tingkat Pengetahuan, Sikap Kebiasaan, Pendapatan, Alih Teknologi |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Santi Dwi Astuti, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2018-11-06 23:55:07.857607 |