Artikel Ilmiah : E1A114048 a.n. MARTESA AGUNG PURNAWAN MANDALA PUTRA

Kembali Update Delete

NIME1A114048
NamamhsMARTESA AGUNG PURNAWAN MANDALA PUTRA
Judul ArtikelPENYIDIKAN TINDAK PIDANA JUAL - BELI JABATAN OLEH KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI (Studi Kasus Bupati Klaten)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kondisi bangsa Indonesia yang semakin terpuruk dikarenakan banyaknya permasalahan bangsa yang tidak dapat diselesaikan diantaranya kemiskinan, kelaparan, pelayanan publik yang tidak maksimal dan lain sebagainya. Permasalah utama yang menjadi pemicu dari munculnya berbagai masalah bangsa ini salah satunya adalah tindak pidana korupsi. Penyebab seseorang melakukan suatu tindak pidana korupsi yaitu penyalahgunaan wewenang, kesempatan atau sarana yang ada pada pelaku karena suatu kedudukan yang dimiliki oleh seseorang tersebut. Dan dapat diartikan bahwa seseorang tersebut tidak menjalankan kedudukan sesuai dengan jalanya dan pelaksanaanya. Dalam menangani tindak pidana korupsi pemerintah telah menciptakan sebuah aturan hukum.

Metode penelitian yang digunakan adalah yuridis sosiologis, Jenis dan sumber data meliputi data sekunder dan data primer yang diperoleh dari wawancara dan studi kepustakaan. Kemudian data yang terkumpul disajikan secara deskriptif dalam bentuk uraian yang disusun secara sistematis, serta metode analisis data menggunakan kualitatif.

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui mekanisme penyidikan yang dilakukan oleh penyidik KPK dalam penetapan tersangka sesuai dalam Pasal 1 angka 2 KUHAP dan Untuk mengetahui bagaimana cara pembuktian KPK untuk dapat menetapkan status tersangka terhadap Bupati Klaten.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa teknik penyidikan dan pembuktian yang dilakukan terhadap kasus jual-beli jabatan yang dilakukan oleh Bupati Klaten telah sesuai dengan ketentuan Undang-Undang yang berlaku yaitu Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 Tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana yang merujuk pada Pasal 1 angka 2 KUHAP.
Abtrak (Bhs. Inggris)The condition of the Indonesian people which is getting worse due to the many problems of the nation that cannot be resolved includes poverty, hunger, public services that are not optimal and so on. The main problem that triggers the emergence of various problems in this nation, one of which is corruption. The cause of someone committing a criminal act of corruption is the abuse of authority, opportunity or means that exists in the perpetrator because of a position owned by someone. And it can be interpreted that a person does not carry out his position according to his net and its implementation. In handling corruption, the government has created a rule of law.

The research method used is sociological juridical, data types and sources include secondary data and primary data obtained from interviews and literature studies. Then the collected data is presented descriptively in the form of descriptions that are arranged systematically, as well as data analysis methods using qualitative.

The purpose of this study was to determine the mechanism of the investigation conducted by KPK investigators in determining suspects in accordance with Article 1 number 2 of the Criminal Procedure Code and to find out how to prove the KPK to be able to determine the status of suspects against the Klaten Regent. The results of this study indicate that the investigation and verification techniques the case of the sale and purchase of position conducted by the Regent of Klaten was in accordance with the provisions of the applicable Law namely Law Number 8 of 1981 concerning the Criminal Procedure Code which refers to Article 1 number 2 of the Criminal Procedure Code.
Kata kunciPenyidikan,Penetapan Status Tersangka,Korupsi.
Pembimbing 1Prof.Dr. Hibnu Nugroho,S.H.,M.H.
Pembimbing 2Pranoto,S.H.,M.H.
Pembimbing 3Handri Wirastuti Sawitri,S.H.,M.H.
Tahun2018
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2018-10-18 14:17:38.551807
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.