Artikel Ilmiah : F1A014016 a.n. DWI ISTYAN FITRIANA

Kembali Update Delete

NIMF1A014016
NamamhsDWI ISTYAN FITRIANA
Judul ArtikelREGENERASI PENARI LENGGER DI ERA MODERN (STUDI TENTANG UPAYA PELESTARIAN OLEH SENIMAN LENGGER DI DESA BANJARWARU KECAMATAN NUSAWUNGU KABUPATEN CILACAP)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Regenerasi Penari Lengger Di Era Modern (Studi tentang Upaya Pelestarian oleh Seniman Lengger di Desa Banjarwaru Kecamatan Nusawungu Kabupaten Cilacap)”. Di Desa Banjarwaru, Seniman lengger sangat sulit untuk mencari penari lengger generasi baru untuk dijadikan penerus, serta mempertahankan eksistensinya.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kulalitatif yang mendeskripsikan tentang keadaan penari lengger di era modern dan proses regenerasi yang dilakukan oleh seniman lengger. Subjek dalam penelitian ini adalah ketua dan penari lengger, penari lengger desa kemojing, dan perangkat Desa Banjarwaru. Data penelitian diperoleh dari hasil observasi secara langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi.
Hasil dari penelitian ini menyatakan bahwa regenerasi penari lengger di Desa Banjarwaru bisa dikatakan tidak sukses. Hal ini terjadi karena minatnya anak muda Desa Banjarwaru yang merantau ke luar negeri, ketidakperdulian anak muda terhadap kesenian; anak muda lebih menyukai tarian modern, dan sering terjadinya kerusuhan saat lengger ditampilkan. Sedangkan upaya pelestarian yang dilakukan oleh para seniman Banjarwaru agar penari lengger ini tetap eksis, diantaranya :mengajak masyarakat untuk latihan menari lengger, melatih anak SD menari lengger, mengkombinasikan lengger klasik-modern.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled “Regulatory of lengger dancers in modern era (Study of preservation efforts by lengger artist at Banjarwaru Village Nusawungu District Cilacap“. At Banjarwaru Village, Lengger Artists realizes that it is hard to find a new dancer as their successor and preserve their existence.
This research is a descriptive qualitative research that describes the current existence of Lengger Dancers and process of regeneration among modernization wave as preservation its existence. The subject is Lengger Artists consisting of the leader and Lengger Dancers, Kemojing Village Lengger Dancers, and Banjarwaru Village Apparatus. The research data obtained by a direct observation, interview, and documentation
The result of this research states that regeneration of Lengger Dancers at Banjarwaru Village has not achievable. It may happen due to the preference of the youth to study abroad, the youth ignorance toward art, the youth's preference toward modern dance, and oftenly disturbance every time Lengger shows. Preservation efforts which had been done by Banjarwaru Artists regarding to the existence of Lengger Dancers was Lengger's teaching to elementary students, combined classic-modern Lengger.
Kata kunciRegenerasi, Upaya Pelestarian, Kesenian, Lengger
Pembimbing 1Dalhar Shodiq
Pembimbing 2Tri Sugiarto
Pembimbing 3Joko Santoso
Tahun2018
Jumlah Halaman13
Tgl. Entri2018-10-18 08:16:31.367891
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.