| NIM | C1C014040 |
| Namamhs | JANITRA YOGA INDRATAMA |
| Judul Artikel | ANALISIS PERSEPSI PERIVIU TENTANG ASPEK MANDATORY DAN NON-MANDATORY YANG MEMPENGARUHI LKPD YANG BERKUALITAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi periviu tentang aspek mandatory dan non-mandatory yang mempengaruhi laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. Variabel aspek mandatory Menurut UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara yaitu meliputi indikator: kompetensi SDM, pemahaman terhadap SAP, kecukupan pengungkapan, kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan sistem pengendalian intern pemerintah (SPIP) sedangkan variabel aspek non-mandatory meliputi komitmen organisasi dan budaya organisasi. Data penelitian dikumpulkan dengan metode angket (kuisioner) yang berisi pertanyaan terstruktur. Populasi sejumlah 27 OPD di Kabupaten Purbalingga. Sampel dipilih dengan menggunakan metode sensus (sample jenuh). Responden dalam penelitian ini meliputi Kepala OPD dan Auditor Inspektorat Kabupaten. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan aspek mandatory dan aspek non-mandatory berpengaruh secara signifikan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. Secara parsial, aspek mandatory berpengaruh signfikan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas dan aspek non-mandatory secara parsial juga berpengaruh signifikan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. Implikasi: Berdasarkan deskripsi tanggapan responden para periviu di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Purbalingga diharapkan memberikan perhatian lebih terhadap aspek non-mandatory khususnya indikator komitmen organisasi yang berkaitan dengan item indikator komitmen kontinu para staf dan indikator budaya organisasi yang berkaitan dengan item indikator inovasi dan keberanian mengambil risiko staf dalam melaksanakan pekerjaan khususnya yang berkaitan dengan pelaporan keuangan pemerintah daerah yang berkualitas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study aims to analyze the perception of the process of mandatory and non-mandatory aspects that affect the quality of local government financial reports. Mandatory aspect variables According to Law Number 15 of 2004 concerning Examination of Management and State Financial Responsibility, which includes: HR competency, understanding of SAP, adequate disclosure , compliance with legislation and government internal control system (SPIP) while non-mandatory aspect variables include organizational commitment and organizational culture. The research data was collected by questionnaire method which contained structured questions. A population of 27 OPD in Purbalingga Regency. The sample is selected using the census method (saturated sample). Respondents in this study included the Head of OPD and Auditor District Inspectorate. The results of the study show that simultaneously the mandatory and non-mandatory aspects have a significant effect on quality local government financial reports. Partially, the mandatory aspects of significant influence on quality local government financial reports and non-mandatory aspects partially also have a significant effect on quality local government financial statements. Implications: Based on the description of responses from respondents in the Regional Organization (OPD) of Purbalingga Regency, it is expected to pay more attention to the non-mandatory aspects variable, especially indicators of organizational commitment relating to indicators staff's continuous commitment and organizational culture indicators related to indicators of innovation and courage to take risks in carrying out tasks / jobs, especially those related to quality local government financial reporting. |
| Kata kunci | Aspek Mandatory, Aspek Non-mandatory. |
| Pembimbing 1 | Drs. Agung Praptapa, MBA, Ak |
| Pembimbing 2 | Drs. Agus Sunarmo, M.M, Ak |
| Pembimbing 3 | Warsidi, S.E, M.Si, Ak |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2018-10-17 12:19:16.704331 |
|---|