Artikel Ilmiah : G1G010034 a.n. DENNIS CALVIANTO

Kembali Update Delete

NIMG1G010034
NamamhsDENNIS CALVIANTO
Judul ArtikelPENGARUH RECASTING RESTORASI NIKEL TITANIUM TERHADAP
TOKSISITAS FIBROBLAS DAN PELEPASAN ION NIKEL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Recasting merupakan pengecoran kembali aloi logam bertujuan membentuk kembali logam yang sudah dicor sebelumnya (casting). Proses recasting dapat menyebabkan perubahan kimia paduan logam yang akan mengakibatkan terjadinya peningkatan dalam oksidasi dan tingkat korosi. Dampak korosi dalam membentuk kembali aloi logam akan menambah kelarutan pada kation logam dalam saliva dan toksisitas pada fibroblas gingiva. Salah satu bahan gigi tiruan cekat yaitu NiTi. NiTi merupakan aloi nikel yang lebih stabil serta lebih kuat dibandingkan dengan aloi NiCr. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh recasting restorasi Nikel Titanium terhadap toksisitas fibroblas dan pelepasan ion Nikel Titanium. Penelitian ini menggunakan metode post test only control group design, dengan kajian in vitro. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu simple random sampling sehingga didapatkan hasil 3 kelompok, masing-masing kelompok 8 sampel. Restorasi NiTi dilakukan casting dan recasting selanjutnya direndam dalam saliva artifisial selama 7 hari. Hasil rendaman dilakukan pengukuran pelepasan logam dengan Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS). Langkah selanjutnya dilakukan kultur sel fibroblas. Sel hasil kultur fibroblas diberikan saliva hasil perendaman kemudian dilakukan pengukuran jumlah kematian sel fibroblas dengan MMT test. Data kemudian dianalisis secara statistik menggunakan one-way ANOVA dengan uji lanjutan yaitu post hoc LSD dengan nilai p<0,05 (p=0,021). Simpulan penelitian ini terdapat pengaruh recasting restorasi Nikel Titanium terhadap toksisitas fibroblas dan pelepasan ion Nikel Titanium. Saran yang dapat dipertimbangkan pada penelitian selanjutnya perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efek toksik aloi NiTi casting dan recasting terhadap sel epitel rongga mulut, serta perlu dilakukan penelitian lebih lanjut dengan menggunakan uji tunnel Assay untuk mengetahui proses kematian sel fibroblas.
Abtrak (Bhs. Inggris)Recasting is a re-processing of metal alloys aimed to reshaping cast metal. The recasting process can cause chemical changes of metal alloys which will lead to increases of oxidation and corrosion rates. The corrosion effect in reshaping the metal alloy will increase the solubility of the metal cations in saliva and toxicity of gingival fibroblasts. One of the denture materials is NiTi. NiTi is a more stable and stronger nickel alloy compared to NiCr alloys. This study aimed to determine the effect of nickel titanium restoration recasting to fibroblast toxicity and nickel titanium ion release. This study was in vitro study uses posttest-only control group design method. The sampling technique was simple random sampling with 3 groups, each group consisted of 8 samples. NiTi restoration was undergone casting and recasting then immersed in artificial saliva for 7 days. The immersion was measured for the release of metal with Atomic Absorption Spectrophotometry (AAS).The next step was fibroblast cell culture added with saliva immersion to examine the number of fibroblast cell death with MTT test after 1 day, 3 days, and 7 days. The data were statistically analyzed using one-way ANOVA with advanced test of post hoc LSD with p value <0,05 (p = 0,021). The conclusion there was effect of restoration of Nickel Titanium recasting on fibroblast toxicity and Nickel Titanium ion release. The suggestions that can be considered for further research are toxic effect of NiTi casting and recasting to oral epithelial cells. Further research needs using Tunnel Assay test to know the process of fibroblast cell death.
Kata kunciRecasting, restorasi NiTi, toksisitas fibroblas, pelepasan ion nikel titanium
Pembimbing 1Prof.Dr.drg. FX. Ady Soesetijo, Sp.Pros
Pembimbing 2dr. Nur Signa Aini Gumilas, M.Biotech
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman20
Tgl. Entri2018-08-27 20:19:51.437911
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.