Artikel Ilmiah : C1A011030 a.n. NAMIRA PUTRI HAPZARI
| NIM | C1A011030 |
|---|---|
| Namamhs | NAMIRA PUTRI HAPZARI |
| Judul Artikel | STRATEGI PENGEMBANGAN USAHA PENYULINGAN MINYAK ATSIRI NILAM KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul “ Strategi Pengembangan Minyak Atsiri Nilam Kabupaten Banyumas” tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis dan mengetahui Strategi pengembangan usaha penyulingan minyak atsiri nilam. Penelitian dilaksanakan di daerah penyulingan terbesar dan teraktif di Kabupaten Banyumas yaitu Kecamatan Kedungbanteng dan Kecamatan Sumbang yang dilaksanakan pada bulan Mei 2018. Penelitian ini menggunakan metode survei. Penarikan sampel dari populasi dilakukan dengan cara sensus. Agar mencapai tujuan penelitian, data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunities, Threaths). Hasil penelitian diperoleh rumusan strategi, sebagai berikut : Strategi SO, yaitu:(1) memperluas pangsa pasar (2) penyuluhan tentang metode penyulingan yang tepat (3) sosialisasi potensi minyak atsiri nilam di kabupaten banyumas (4) efisiensi penggunaan faktor produksi guna membantu menciptakan harga yang dapat bersaing di pasar. Strategi WO, yaitu : (1) meningkatkan kualitas produk mencari alternatif bahan baku lainnya (2) menjalin kerjasama antar pelaku industri minyak atsiri, untuk Strategi ST, yaitu : (1) penelitian lebih mendalam tentang masa tanam, masa panen terkait bahan baku minyak atsiri (2) peningkatan kualitas sumber daya manusia memperbanyak riset untuk penemuan-penemuan bahan baku yang lebih potensial dan berkualitas (3) mengikuti pameran-pameran yang memperkenalkan produk unggulan minyak atsiri dan industri kimia lainnya (4) meningkatkan koordinasi dan kerjasama dengan distibutor atau perusahaan pendukung pemasaran. Untuk Strategi WT yaitu:(1) memperkuat modal bersama pemerintah, serta (2) memperbaiki sistem manajemen dan sistem produksi. Pelaku usaha dan industri penyulingan minyak atsiri di Kabupaten Banyumas diharapkan dapat meningkatkan kualits sumber daya manusia agar kualitas produk minyak atsiri dapat bersaing di pasar lokal, nasional maupun pasar internasional. Diharapkan terjalinnya kerjasama antara para pelaku usaha dan industri penyulingan minyak atsiri baik kerjasama dalam proses distribusi pemasaran maupun kerjasama teknis lainnya. Pemerintah Kabupaten Banyumas diharapkan memberikah dukungan dan perhatian terhadap usaha dan industri penyulingan minyak atsiri ini. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research entitled "Development Strategy of Patchouli Essential Oil in Banyumas Regency" the purpose of this research is to analyze and find out the development strategy of patchouli essential oil refining business. The research was conducted in the area of refining largest and most active in theBanyumas Regency, Kedungbanteng and SumbangSubdistricts, which was held in May 2018. This study used a survey method. Sampling from the population is done by census. In order to achieve the research objectives, the data obtained were analyzed using SWOTanalysis(Strength, Weakness, Opportunities, Threaths). The results of the research are formulated strategies, as follows: SO strategies, namely: (1) Expanding market share (2) Counseling about appropriate refining methods to obtain maximum results (3) Socialization of the potential of patchouli essential oil in Banyumas Regency to increase the number of oil refining businesses patchouli (4) Efficiency in using production factors to help create prices that are not too high to compete in the market. WO strategy, namely: (1) Improving product quality Looking for alternatives to other raw materials (2) Establishing cooperation between essential oil industry players, for ST Strategy, namely: (1) More in-depth research on the planting period, harvest time related to essential oils (2) Improving the quality of Human Resources Increasing research for potential and quality inventions of raw materials (3) Following exhibitions that introduce superior products of essential oils and other chemical industries (4) Improving coordination and collaboration with distributors or marketing support company. For WT Strategy, namely: (1) Strengthening joint capital of the government, and (2) Improving management systems and production systems. Essential oil refiners and businesses in Banyumas Regency are expected to increase the quality of human resources so that the quality of essential oil products can compete in local, national and international markets. It is expected that cooperation between business players and the essential oil refining industry in Banyumas Regency will be established, both in collaboration in the marketing distribution process and other technical cooperation. The Banyumas Regency Government is expected to give support and attention to this essential oil refining business and industry. |
| Kata kunci | Strategi Pengembanan, SWOT, Agroindustri, Minyak Atsiri Nilam |
| Pembimbing 1 | Dra.Dijan Rahajuni,M.Si |
| Pembimbing 2 | Istiqomah, S.E, M.Sc, Ph.D |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2018-08-27 06:28:23.923104 |