Artikel Ilmiah : F1A013090 a.n. FAIZAL AGUNG ISTYANTO NUGROHO

Kembali Update Delete

NIMF1A013090
NamamhsFAIZAL AGUNG ISTYANTO NUGROHO
Judul ArtikelPEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS LITERASI
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK : Artikel ini bertujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana proses pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh lembaga pendidikan nonformal Rumah Kreatif Wadas Kelir dan untuk mengetahui kendala dalam pelaksanaan program Pendidikan nonformal yang dilakukan oleh Rumah Kreatif Wadas Kelir. penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan teknik penentuan informan yaitu teknik purposive sampling dan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara mendalam (In-depth Interview), dan observasi Partisipant observer serta dokumentasi. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah pengurus Rumah Kreatif Wadas Kelir dan Anggota peserta didik Rumah Kreatif Wadas Kelir penerima program –program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal, serta sasaran pendukungnya ialah warga masyarakat dan tokoh masyarakat yang mengetahui jalanya program pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan nonformal Rumah Kreatif Wadas Kelir. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa proses pemberdayaan dilakukan pada masyarakat sekitar Dusun Wadas Kelir dan sekitar lingkungan Kelurahan Karangklesem melewati beberapa tahap diantaranya ialah : (1) Tahap penyadaran melalui sosialisasi program pendidikan nonformal (2) Tahap Pengkapasitasan, melalui pengorganisasian dan pelatihan-pelatihan keterampilan (3) Tahap Pendayaan, meliputi perencanaan kegiatan, pelaksanaan program pendidikan nonformal. Adapun manfaat program pendidikan nonformal ini dapat membawa perubahan pada masyarakat disekitar lingkungan Dusun Wadas Kelir seperti perilaku masyarakat, kesetaraan pendidikan dan masyarakat menjadi mandiri serta dapat meningkatkan minat baca masyarakat. Sedangkan kendala dalam program pendidikan nonformal yang dilakukan oleh Rumah Kreatif Wadas Kelir yaitu terbatasnya tutor , pendanaan dan minat anak dalam belajar.
Abtrak (Bhs. Inggris)ABSTRACT : This stidy entitled with the title Literacy-based Community Empowerment in Karangklesem Village is a community empowerment program that is conceptualized through non-formal education programs conducted by non-formal education institutions in the Wadas Kelir Creative House in DusunWadas Kelir, Karangklesem Village to help the community in increasing learning interest, scientific insight and equalization level education. .The purpose of this study is to find out how the community empowerment process is carried out by non-formal education institutions of Wadas Kelir Creative House and to find out the obstacles in the implementation of non-formal education programs conducted by Wadas Kelir Creative House. This study uses Qualitative Research Methods with informant determination techniques, namely purposive sampling technique and data collection techniques using in-depth interviews, and participant observation of observers and documentation. The main target in this research is the organizer of Wadas Kelir Creative House and Members of Wadas Kelir Creative Home students who receive community empowerment programs through non-formal education, as well as supporting targets are community members and community leaders who know the net of community empowerment programs through Wadas Creative Home non-formal education Color.He results of this study indicate that the empowerment process is carried out on the community around Dusun Wadas Kelir and around the neighborhood of Karangklesem Village through several stages including: (1) Awareness stage through socialization of non-formal education programs (2) Capacity building Stage, through organizing and skills training (3 ) Enrichment phase, including planning activities, implementing non-formal education programs. The benefits of this non-formal education program can bring changes to the community around the Wadas Kelir Dusun environment such as community behavior, education equality and the community become independent and can increase the public's interest in reading. While the constraints in non-formal education programs carried out by Wadas Kelir Creative Home are limited tutors, funding and children's interest in learning.
Kata kunciKata Kunci : Pendidikan nonformal, Pemberdayaan Masyarakat.
Pembimbing 1Drs. Dalhar Shodiq M.Si
Pembimbing 2Dr. Triwuryaningsih M.Si
Pembimbing 3Dr. Soetji Lestari M.Si
Tahun2018
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2018-08-24 07:55:35.940681
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.