Artikel Ilmiah : G1D014031 a.n. ELSAVA TAMARA PUTRI MURWANDA

Kembali Update Delete

NIMG1D014031
NamamhsELSAVA TAMARA PUTRI MURWANDA
Judul ArtikelGambaran Kenakalan Remaja di SMK X Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang : Kenakalan remaja adalah perilaku menyimpang remaja yang tidak sesuai dengan nilai-nilai sosial di masyarakat yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Kenakalan yang dilakukan oleh remaja perlu untuk diketahui agar dapat diberikan tindak lanjut yang tepat untuk mengurangi kejadian kenakalan dan dampak yang ditimbulkan.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kenakalan remaja di SMK X Purwokerto.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik systematic sampling. Besar sampel 161 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data menggunakan modifikasi instrumen kenakalan remaja dari teori Jensen. Analisis data dilakukan secara univariat.
Hasil : Mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (97,5%), orang tua bekerja sebagai buruh atau tani (49,7%), orang tua berpenghasilan rendah (67,1%), dan responden memilih sekolah sesuai minat (94,4%). Kenakalan remaja berada pada kategori sedang (78,88%). Mayoritas responden tidak pernah mengganggu teman, tidak mencuri dan memeras, pernah melakukan bullying, berkeinginan untuk berhubungan seks, pernah melihat gambar atau video porno, pernah membolos, pernah merokok, pernah mengajak teman mengkonsumsi alkohol, dan pernah mengkonsumsi obat penenang berdosis tinggi.
Kesimpulan : Gambaran kenakalan remaja meliputi berkelahi, bullying, mencuri dan memeras, penyalahgunaan obat terlarang, minum-minuman keras, merokok, free sex, pornografi, dan membolos.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Adolescent delinquency is adolescent aberration behavior that does not conform to social norms in society and may leads to self-harms and harm others. Adolescent delinquency are necessary to be understood for proper follow up action in order to reduce impacts of adolescent delinquency.
Objective: This study was intended to examine the description of adolescent delinquency’ in vocational high school X Purwokerto.
Methods: This study used descriptive quantitative with cross sectional design. Total of 161 respondents were met inclusion criteria. Data collection used modification instrument from Jensen theory. Data analyze used univariate analysis.
Results: Majority of respondents by sex were male (97.5%), parents’ profession were laborers or farmer (49.7%), parent’s income were low (67.1%), respondents selected school according to interest (94.4%). Adolescent delinquency were in medium level (78.88%). Majority of respondents never disturbed their friends, never stole and squeeze, did bullying, had desire to do a sexual intercourse, saw porn picture or video, did procrastination, did smoking, invited friends to drink alcohol, and consumed high dose of sedative.
Conclusions: Description adolescent delinquency include physical fighting, bullying, stealing and racketeering, drug abuse, alcohol abuse, smoking, free sex, pornography, and truanting.
Kata kuncigangguan perilaku, kenakalan remaja, siswa
Pembimbing 1Wahyu Ekowati, S.Kep.Ns, M.Kep., SpJ
Pembimbing 2Eni Rahmawati, S.Kep.Ns, M.Kep
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2018-08-24 07:16:06.901081
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.