Artikel Ilmiah : G1B014057 a.n. NAJMI LEILA SEPYANISA
| NIM | G1B014057 |
|---|---|
| Namamhs | NAJMI LEILA SEPYANISA |
| Judul Artikel | PERBEDAAN STIGMA TERHADAP ORANG DENGAN HIV DAN AIDS (ODHA) OLEH TENAGA KESEHATAN DAN NON KESEHATAN PUSKESMAS KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Kasus HIV dan AIDS mengalami peningkatan setiap tahunnya di Kabupaten Banyumas. Tahun 2017, infeksi baru HIV mencapai 306 kasus. Stigma dan diskriminasi terhadap ODHA menjadi permasalahan yang secara tidak langsung menjadi penghambat upaya-upaya pencegahan HIV dan AIDS. Stigma yang dialami ODHA di fasilitas pelayanan kesehatan dapat mempengaruhi keputusan ODHA untuk terus berobat di fasilitas tersebut atau malah menunda pengobatan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan stigma terhadap ODHA oleh tenaga kesehatan dan non kesehatan Puskesmas Kabupaten Banyumas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Sampel penelitian merupakan pegawai Puskesmas II Baturraden, Purwokerto Selatan dan Puskesmas II Sokaraja berjumlah 93 orang. Sampel diambil dengan teknik proportionate stratified random sampling. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji Chi Square, dan multivariat dengan Regresi Logistik. Hasil Penelitian: Hasil analisis multivariat menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan stigma terhadap ODHA oleh tenaga kesehatan dan non kesehatan. Karakteristik yang terbukti mempengaruhi hubungan jenis pekerjaan dengan stigma yaitu masa kerja dan unit kerja, sedangkan karakteristik yang terbukti tidak mempengaruhi yaitu pendidikan, pengetahuan dan pengaruh teman kerja. Unit kerja merupakan karakteristik yang paling berpengaruh pada stigma terhadap ODHA. Kesimpulan: Tenaga Puskesmas yang tidak bertugas sebagai tim VCT memiliki potensi lebih besar untuk memberikan stigma terhadap ODHA. Dengan mengadakan kegiatan yang relevan untuk meningkatkan kepedulian dan empati terhadap ODHA untuk seluruh pegawai Puskesmas, diharapkan stigma dapat menurun. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: HIV and AIDS cases increase every year in Banyumas Regency. New HIV infections reach up to 306 cases in 2017. Stigma and discrimination against people living with HIV and AIDS (PLWHA) becomes an indirect problem that inhibits HIV and AIDS preventions. Stigma experienced by PLWHA in health care facility can influence PLWHA wether to continue or delay the treatment. The purpose of this research is to know the difference between stigma against PLWHA by health and non health staff of primary health care facility in Banyumas Regency. Method: This study was a correlational research with cross sectional design. Samples of this study were 93 primary health care facilities staff, taken with proportionate stratified random sampling. The data analyzed by Chi Square for bivariate and Logistic Regression for multivariate. Result: Based on multivariate analysis, there was no difference between stigma against PLWHA by health and non health staff. Years of work and work unit were variables significantly influenced the correlation between occupation and stigma. Education, knowledge and influence of co-workers were not significantly influenced the correlation between occupation and stigma against PLWHA. Work unit was the strongest variable that correlated with stigma against PLWHA. Conclution: Primary health care facility staff who are not assign on VCT unit have higher potential to give stigma against PLWHA. By providing relevant activity to improve concern and empathy towards PLWHA for all primary health care facility staff it is expected that stigma against PLWHA will decrease. |
| Kata kunci | Stigma, HIV dan AIDS, ODHA, Tenaga Puskesmas |
| Pembimbing 1 | Drs. Bambang Hariyadi, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Dian Anandari, SKM, MKM |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2018-08-22 13:30:43.924619 |