Artikel Ilmiah : F1D013009 a.n. YUDI APRIANTONO
| NIM | F1D013009 |
|---|---|
| Namamhs | YUDI APRIANTONO |
| Judul Artikel | UPAYA BADAN USAHA MILIK DESA DALAM PENGEMBANGAN OBJEK WISATA REST AREA LEMBAH ASRI DESA SERANG KABUPATEN PURBALINGGA TAHUN 2016 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk; Memahami dan mendeskripsikan upaya BUMDes dalam pengembangan objek wisata Rest Area Lembah Asri Desa Serang Kabupaten Purbalingga, mengetahui dan menjelaskan mengapa hanya objek wisata Rest Area lembah Asri atau D’LAS saja yang dilakukan dalam pengembangan di Desa Serang, memahami dan menjelaskan aktor-aktor yang berperan dan mendominasi dalam pengembangan objek wisata Rest Area Lembah Asri di Desa Serang Kabupaten Purbalingga. Melalui paradigma konstrukstivisme dan perspektif strukturalisme, penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Dengan berlokasi di wilayah Kabupaten Purbalingga khususnya di Desa Serang. Hasil penelitian ini mengungkapkan kenyataan bahwa upaya Badan Usaha Milik Desa dalam pengembangan objek wisata Rest Area Lembah Asri di Desa Serang dilakukan dengan cara mengembangkan objek wisata Rest Area atau D’LAS, sumber daya manusia sebagai pelaku wisata, mengembangkan infrastruktur di lokasi wisata D’LAS seperti mengembangkan tempat lahan parkir baru serta wahana-wahana permainan yang sedang di kembangkan. Dari kegiatan tersebut, terdapat aktor-aktor yang berperan dalam melakukan pengembangan obyek wisata Rest Area Lembah Asri atau yang sekarang lebih dikenal dengan D’LAS. Dalam hal ini, pihak-pihak yang diuntungkan meliputi: 1) Pemerintah Desa Serang; 2) Para pedagang warung yang ada di obyek wisata Rest Area atau D’LAS, para petani dan pedagang stroberi maupun sayuran di Desa Serang; 3) masyarakat lokal di Desa Serang. Sementara faktor pendukung pengembangan di Desa Serang Kabupaten Purbalingga adalah: 1) Adanya potensi pariwisata di Desa; 2) Adanya perhatian Pemerintah Kabupaten Purbalingga melalui kebijakan tentang desa wisata; 3) Letak desa wisata serang yang strategis; 4) partisipasi masyarakat Desa wisata serang. Sedangkan faktor penghambat pengembangan desa wisata serang adalah: 1) sedikitnya dana yang tersedia dalam pengembangan Desa Wisata Serang; 2) rendahnya kualitas sumber daya manusia di Desa Wisata Serang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research about Political Village Goverment that focus efforts of Village Owned Enterprises (BUMDes) in developing tourist object of rest area Lembah Asri, Serang Village, Purbalingga Regency in 2016. The aims of the research are:To describe then BUMDes in developing tourist object of rest area Lembah Asri, Serang Village, Purbalingga Regency. Find out and explain why only tourist object of rest area Lembah Asri or D'LAS are carried out in the development in Serang Village. Understanding and explain the actors who play and dominate in developing tourist object of rest area Lembah Asri, Serang Village, Purbalingga Regency. Through the constructivism paradigm and structuralism perspective, this study used qualitative research methods with a case study approach. Located in Purbalingga Regency, especially in Serang Village. The results of this study reveal the fact that the efforts of Village-Owned Enterprises (BUMDEs) in developing Asri Valley Rest Area attractions in Serang Village are carried out by developing Rest Area or D'LAS attractions, human resources as tourism actors, developing infrastructure at tourist sites D'LAS is like developing a new parking lot and games that are being developed. From these activities, there are actors who have a role in developing tourist object of rest area Lembah Asri or D'LAS. In this case, the benefit are: 1) Serang Village Government; 2) Tradesman in Rest Area or D'LAS tourism objects, farmers and traders of strawberries and vegetables in Serang Village; 3) local communities in Serang Village. While the supporting factors of development in Serang Village, Purbalingga Regency are: 1) The existence of tourism potential in the Village; 2) The attention of the Purbalingga District Government through a policy on tourism villages; 3) The location of strategic tourism villages; 4) Society participation in Serang Tourism Village. While the resistor factors for the development of tourist object villages are: 1) Little funds in the development of the Serang Tourism Village; 2) low quality of human resources in Serang Tourism Village. |
| Kata kunci | Upaya BUMDes, dalam pengembangan objek wisata D’LAS. |
| Pembimbing 1 | Waluyo Handoko, S.IP. M. Sc. |
| Pembimbing 2 | Triana Ahdiati, M.Si. |
| Pembimbing 3 | Drs. Solahuddin Kusumanegara, M.Si. |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2018-08-21 21:14:33.460375 |