Artikel Ilmiah : F1C014030 a.n. ATHIKA RAHMA
| NIM | F1C014030 |
|---|---|
| Namamhs | ATHIKA RAHMA |
| Judul Artikel | Jurnalisme Damai Media Online Tempo.co dalam Pemberitaan Konflik Papua |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pelaksanaan fungsi media dalam pemberitaan konflik (dibuktikan dengan banyaknya media yang meliput berita konflik dengan prinsip jurnalisme perang) dan dibutuhkannya pemberitaan konflik yang mendukung resolusi konflik, yaitu jurnalisme damai. Namun, minimnya pengetahuan mengenai jurnalisme damai baik di masyarakat luas maupun di lingkup jurnalis sendiri (dibuktikan dengan minimnya berita konflik dengan sudut pandang resolutif) membuat penerapan prinsip jurnalisme damai untuk memberitakan konflik seolah mustahil dilakukan. Konflik Papua, seperti yang kita ketahui, merupakan salah satu konflik tertua di Indonesia yang belum selesai hingga kini. Konflik ini dimulai pada tahun 1960-a serta merupakan gabungan antara konflik militer dan konflik horizontal (konflik nasional). Peneliti berasumsi bahwa tidak mereda/selesainya konflik Papua dikarenakan penerapan prinsip pemberitaan yang baik tidak dilaksanakan dengan seutuhnya. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian terhadap suatu media, baik itu media cetak atau media elektronik (bahkan media online) untuk mengkaji seberapa kuat prinsip penerapan jurnalisme damai ditanamkan oleh media dalam memberitakan konflik. Peneliti memilih Tempo.co untuk dikaji karena memiliki ideologi pemberitaan yang mendekati prinsip jurnalisme damai. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing gabungan antara model Murray Edelman, Pan dan Kosicki serta Robert Entman. Hasil analisis menunjukkan bahwa Tempo.co menerapkan prinsip jurnalisme damai dibuktikan dari jumlah artikel yang seimbang dalam pemberitaan tentang konflik itu sendiri, kontribusi aparat dan pemerintah dalam menangani konflik, serta klarifikasi, tanggapan dan penjelasan pihak yang dianggap terlibat dalam konflik (baik itu pelaku maupun korban) serta pembahasan yang seimbang pula (tidak pro dan tidak kontra, cenderung berorientasi pada masyarakat). |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research is conducted regarding to the lack of implementation of media function in reporting conflict, especially in Indonesia (proven by media reporting on conflict with war journalism principal). According to that event, the media should report conflict with peace journalism principal. This principal is aim to report conflict in more neutral way. But the lack of knowledge about peace journalism among journalists itself (proven by the conflict report with minimum solution) makes it impossible to adjust such principal. The conflict of Papua is known to be the oldest conflict in Indonesian history and it is still exist. The conflict started in the early of 1960, and it’s a merger from military conflict and horizontal conflict. This conflict also categorized as national conflict. Researcher assume that the reason of this unfinished conflict may related to the lack of peace journalism implementation when journalists compile news. Therefore, there should be a research to the certain media about the implementation of peace journalism itself regarding to the conflict report, especially for the conflict of Papua to gather accurate information on how firm and solid the peace journalism principal is applied in the online media. Researcher select the Tempo.co because it has an ideology that is similar to the peace journalism principal. This research is engaged using qualitative and framing analysis merger method of Murray Edelman, Pan and Kosicki and Robert Entman. The result shows that Tempo.co has applied the peace journalism principal to gather and compile their conflict report, proven by the amount of articles that are equal and balanced between the conflict report itself, the report from government side and even the report from the party accused of involvement in the conflict side. The discussion about those issues are well balanced (impartial, community oriented). Keywords: framing analysis, online media, peace journalism |
| Kata kunci | analisis framing, media online, Tempo.co, konflik Papua, jurnalisme damai |
| Pembimbing 1 | Dr, Edi Santoso, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Ch. Herutomo, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dra. Hj. Sri Pangestuti, M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2018-08-21 09:37:54.789946 |