Artikel Ilmiah : F1B114015 a.n. NOVRINA STEFANIANADIA AYUPUTRI

Kembali Update Delete

NIMF1B114015
NamamhsNOVRINA STEFANIANADIA AYUPUTRI
Judul ArtikelMANAJEMEN PEMERINTAHAN DESA DALAM PENGEMBANGAN BKD (BADAN KREDIT DESA) DI DESA WLAHAR WETAN, KECAMATAN KALIBAGOR, KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul Manajemen Pemerintahan Desa dalam Pengembangan Badan Kredit Desa (BKD) di Desa Wlahar Wetan, Kecamatan Kalibagor, Kabupaten Banyumas. Judul tersebut dilatarbelakangi oleh pentingnya Pemerintahan Desa untuk memajukan perekonomian masyarakat desa. Sehingga dibentuk suatu wadah yang dapat meningkatkan partisipasi masyarakat agar lebih mandiri dan berkembang, lembaga tersebut adalah BUM Desa. Dimana dalam BUM Desa Wlahar wetan, bidang yang sangat berkembang pesat adalah sektor keuangan yaitu BKD (Badan Kredit Desa). Berkembangan BKD itu sendiri tidak lepas dari peran manajemen Pemerintahan Desa dalam Mengelola Badan Kredit Desa.
Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendekripsikan manajemen pemerintahan desa dalam pengembangan BKD di desa wlahar wetan dengan menggunakan aspek perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengawasan/pengendalian. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling pemilihan informan yang benar-benar mengerti tentang informasi objek penelitian dan informan tersebut dapat di percaya sebagai sumber data yang berkompeten dan untuk memperoleh data. Pengumpulan data digunakan dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis data yang digunakan adalah metode analisis interaktif.
Hasil penelitian menunjukan bahwa proses manajemen pemerintahan desa dalam pengembangan Badan Kredit Desa (BKD) di Desa Wlahar Wetan sudah dapat dikatakan maksimal. Pertama, pada proses perencanaan dapat dilihat dengan kemampuan pemerintah desa dan BKD dalam memahami tujuan dari pengembangan BKD, perencanaan dalam pembiayaan, program kerja yang dilakukan oleh seluruh anggota organisasi yang termasuk dalam pihak yang ikut turut serta mengembangkan BKD Wlahar wetan. Kedua, pada proses pengorganisasian menunjukan bahwa telah dilakukan dengan baik. Ketiga, pada proses penggerakan fungsi dari pemimpin dikatakan berjalan baik dan lebih menekankan tanggungjawab kepada masing-masing anggota. Dalam hal motivasi, sangat berpengaruh bagi mereka dalam menjalanan proses pencapaian tujuan organisasi. Kemudian tidak ditemui hambatan dalam hal komunikasi antara pemerintah desa dan BKD. Keempat, dalam mekanisme pengawasan dilakukan oleh bagian-bagian yang berwenang, pengawas internal dari dalam BKD itu sendiri sedangkan pihak eksternal yaitu kepala desa dan OJK. Tindak lanjut dari pengawasan berupa peringatan secara lisan dan tertulis hingga pemutusan hubungan kerja. Sumber daya yang digunakan adalah Sumber daya manusia.

Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled Village Governance Management in Development of Village Credit Agency (BKD) in Wlahar Wetan Village, Kalibagor Subdistrict, Banyumas Regency. The title is motivated by the importance of Village Government to promote the economy of village communities in overcoming the national development gap. Thus formed a container that can increase the participation of the community to be more independent and developing, the institution is BUM Desa. In BUM Desa Wlahar wetan , a very rapidly growing field is the financial sector of BKD (Badan Kredit Desa). BKD development itself can not be separated from the role of village government management in Managing Village Credit Agency.
The purpose of this research is to describe the Village Governance Management in Development of Village Credit Agency (BKD) in Wlahar Wetan Village by using planning aspect, organizing, actuating, and controlling. The research method used in this research is qualitative method. Selection of informants using purposive sampling technique, who really understand about the information object research and informants can be trusted as a source of data competent and to obtain data. Data Collection is used with in-dept interview,observation and documentation. Data analysis method used is interactive analysis method.
The results showed that the process of Village Governance Management in Development of Village Credit Agency (BKD) in Wlahar Wetan Village can be said to be maximal. First, in the planning process can be seen with the ability of the village government and BKD in understanding the objectives of BKD development, planning in financing, work programs undertaken by all members of the organization included in the participating parties and develop BKD Wlahar wetan. Second, the organizing process shows that it has done well. However, in relation to the formation of structures, no structures are physically formed only on the basis of existing rules and directives. Third, in the process of moving the function of the leader is said to run well and more emphasis on responsibility to each member. In terms of motivation, very influential for them in menjalanan process of achieving organizational goals. Then there is no obstacle in terms of communication between the village government and BKD. Fourth, In the supervision mechanism is done by the authorized sections, internal supervisors from within the BKD itself while the external party is the village head/headman and OJK. Follow-up of supervision in the form of warnings orally and in writing until termination of employment. Resources used are human resources.
Keywords : Village Credit Agency (BKD), Management, Village Government.
Kata kunciBadan Kredit Desa, Manajemen, Pemerintah Desa.
Pembimbing 1Drs. Mahmud Setiahadi, M.Si
Pembimbing 2Drs. Simin, M.Si
Pembimbing 3Dr. Wahyuningrat, M.Si
Tahun2018
Jumlah Halaman151
Tgl. Entri2018-08-20 20:31:38.885862
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.