Artikel Ilmiah : F1I013006 a.n. SHOFIYATUN

Kembali Update Delete

NIMF1I013006
NamamhsSHOFIYATUN
Judul ArtikelUpaya Global Women’s Water Initiative (GWWI) dalam Penanganan Krisis Air di Kenya Tahun 2012-2015 dalam Perspektif Ekofeminisme
Abstrak (Bhs. Indonesia)Krisis air yang terjadi di Kenya akibat dominasi maskulinitas menjadikan sumber daya air di Kenya terus mengalami kelangkaan. Selain itu kebijakan pemerintah Kenya yang tidak berprinsip pada keberlanjutan menjadikan banyak penduduk Kenya terutama perempuan dan anak-anak mengalami dampak yang tidak proporsional dari pada laki-laki. Sehingga perlu upaya berkelanjutan untuk mengatasi krisis tersebut. Upaya yang dilakukan oleh Global Women’s Water Initiative (GWWI) berpedoman pada prinsip-prinsip ekofeminisme seperti keberpihakan terhadap perempuan dan lingkungan. Upaya tersebut dilakukan dengan pemberdayaan perempuan dan pembangunan teknologi penyedia air yang ramah lingkungan. Upaya tersebut bertujuan untuk menjadikan perempuan sebagai penyedia air dan ahli dalam bidang WASH (water sanitation and hygiene) untuk memperoleh kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik yang tidak berdasarkan atas dominasi terhadap alam maupun perempuan.
Kata kunci : Krisis Air, Dominasi Maskulinitas, Ekofeminisme, Pemberdayaan Perempuan, WASH (water sanitation and hygiene)
Abtrak (Bhs. Inggris)The water crisis in Kenya due to the dominant of masculinity caused water in Kenya become rare. On the other side, Kenya government policy that not principled sustainable development for water resources made Kenyan peoples especially woman and children effected by lack of water disproportionately rather than mans. So, it needs continues effort to solve this problem. And, the efforts made by Global Women’s Water Initiative (GWWI) base on ecofeminism principles such as alignment with the woman and environment. These efforts are carried out by empowering women and build environmentally water supply technology. These efforts aims to make Kenya’s woman as water supply for their families to get better life and welfare that’s not base on the domination at the environment and woman.
Keywords : Water Crisis, Dominant of Masculinity, Ecofeminism, Women Empowerment, WASH (water sanitation and hygiene)
Kata kunciKata kunci : Krisis Air, Dominasi Maskulinitas, Ekofeminisme, Pemberdayaan Perempuan, WASH (water sanitation and hygiene)
Pembimbing 1Sri Wijayanti
Pembimbing 2Ayusia Sabhita Kusuma
Pembimbing 3Elpeni Fitrah
Tahun2018
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2018-08-20 17:48:27.966721
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.