Artikel Ilmiah : E1A114077 a.n. RAHMATUL BUDI ALFAJRI

Kembali Update Delete

NIME1A114077
NamamhsRAHMATUL BUDI ALFAJRI
Judul ArtikelPENERAPAN TINDAK PIDANA PENCABULAN DENGAN ANCAMAN KEKERASAN TERHADAP ANAK YANG DILAKUKAN OLEH ANAK
(Studi Putusan Perkara Nomor: 18/Pid.Sus-Anak/2017/PN.GNS)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Pencabulan merupakan segala perbuatan yang melanggar kesusilaan (kesopanan) atau perbuatan yang keji, kesemuanya itu dalam lingkup nafsu birahi. Pencabulan yang marak terjadi pada anak-anak sekarang ini bisa dari berbagai faktor, mulai dari lingkungan rumah, pergaulan, sampai pengaruh dari internet. Seperti yang terjadi pada Putusan Nomor 18/Pid.Sus-Anak/2017/PN.GNS, dimana anak melakukan pencabulan terhadap anak lain disertai dengan ancaman kekerasan.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif, dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Data sekunder yang telah terkumpul disajikan dalam bentuk teks naratif serta di analisis dengan menggunakan analisis kualitatif.
Anak dalam perkara ini telah memenuhi unsur-unsur dari Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak, yaitu unsur setiap orang, melakukan ancaman kekerasan, memaksa anak untuk melakukan perbuatan cabul. Pembuktian dilakukan dengan melihat alat bukti yang sah sesuai dengan Pasal 184 Ayat (1) KUHAP berupa keterangan saksi dan surat, serta keyakinan dari Hakim dan adanya hal-hal yang memberatkan dan meringankan yang diatur dalam Pasal 197 ayat (1) huruf f KUHAP. Atas hal tersebut Anak dijatuhi pidana dengan pidana selama 1 (satu) tahun dan mengikuti pelatihan kerja selama 2 (dua) bulan di Balai Pemasyarakatan Klas II Metro.
Abtrak (Bhs. Inggris)sexual abuses is all actions that violate decency (politeness) or abominable deeds, all of them are in the scope of lust. Sexual abuse that occurs in children lately can be caused by various factors, from the home environment, associations, till the influence of the internet. As happened in Court Ruling Number 18/Pid.Sus-Anak/2017/PN.GNS, where children commit sexual abuse to other children along with threats of violence. This research uses a normative juridical approach, with specifications analytical descriptive research. The type of data used is secondary data that consist of primary, secondary and tertiary legal materials. Secondary data that has been collected is presented in the form of narrative text and analyzed using qualitative analysis. The Child in this case has fulfilled the elements of Article 82 paragraph (1) Constitution Number 35 of 2014 about Amendment of Constitution Number 23 of 2002 concerning Child Protection, that is the element of each person, carrying out threats of violence, forcing children to commit obscene acts. Proof is made by looking at the valid evidence in accordance with Article 184 Paragraph (1) of the Criminal Procedure Code in the form of witness statements and letters, and the conviction of the Judge and the incriminating and mitigating matters stipulated in Article 197 paragraph (1) letter f of the Criminal Procedure Code. On this matter, the Child is sentenced to a criminal sentence for 1 (one) years and have to participates in a work training for 2 (two) months at the Class II Metro Correctional Center
Kata kunciTindak Pidana, Anak, Penerapan Tindak Pidana Pencabulan
Pembimbing 1Dr.H.Setya Wahayudi, S.H., M.H.
Pembimbing 2Haryanto Dwiatmodjo, S.H., M.Hum.
Pembimbing 3Dr. Budiono, S.H., M.Hum.
Tahun2018
Jumlah Halaman1
Tgl. Entri2018-08-20 08:14:34.430189
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.