Artikel Ilmiah : D1E014175 a.n. DEWI LISTIOWATI

Kembali Update Delete

NIMD1E014175
NamamhsDEWI LISTIOWATI
Judul ArtikelPENGARUH KOMBINASI PUPUK KANDANG DAN NPK PADA PRODUKSI BAHAN KERING DAN IMBANGAN DAUN BATANG RUMPUT ODOT (Pennisetum purpureum cv. Mott)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian bertujuan untuk mengkaji pengaruh level kombinasi pupuk kandang dan NPK pada produksi bahan kering dan imbangan daun batang rumput odot. Materi penelitian menggunakan stek rumput odot, pupuk kandang dan pupuk NPK merk Mutiara. Metode penelitian yang digunakan, metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial 3 x 4, faktor pertama pupuk kandang yaitu 0 kg/5 m2 (K0); 7,5 kg/5 m2 (K 1); 15 kg/5 m2 (K2), faktor kedua pupuk NPK yaitu 0 g/5 m2 (M0); 37,5 g/5 m2 (M1); 75 g/5 m2 (M2); 112,5 g/5 m2 (M3). Peubah yang diukur adalah produksi bahan kering dan imbangan daun batang pada defoliasi pertama. Hasil analisis variansi, interaksi pupuk kandang dan NPK dengan level yang berbeda tidak berpengaruh nyata pada produksi bahan kering dan imbangan daun batang (P>0,05), sedangkan pupuk NPK secara tunggal berpengaruh yang nyata pada produksi bahan kering dan imbangan daun batang (P<0,05). Perlakuan terbaik untuk menghasilkan produksi bahan kering 18,00 ons/5 m2 yaitu pemberian pupuk kandang 15 ton/ha dan NPK 225 kg/ha. Imbangan daun batang meningkat dengan pemberian pupuk NPK 150 kg/ha dan menurun dengan pupuk NPK 225 kg/ha. Pemberian pupuk kandang sampai level 30 ton/ha diperoleh produksi bahan kering dan imbangan daun batang yang relatif sama.


Abtrak (Bhs. Inggris)The research was aimed to explained the effect of manure and NPK combination on dry matter production and stem leaf ratio of odot grass. Materials used in this research were cuttings of odot grass, manure fertilizer and NPK brand Mutiara. The method was an experimental using completely randomized design (CRD) with Factorial Pattern 3 × 4. First factor were manure with 0 kg/5 m2 (K0), 7,5 kg/5 m2 (K1) and 15 kg/5 m2 (K2), the second factor were NPK fertilizer with 0 g/5 m2 (M0), 37,5 g/5 m2 (M1), 75 g/5 m2 (M2) and 112,5 g/5 m2 (M3). Dry matter production and stem leaf ratio of first defoliation were observed. The result of the research showed that the interaction between manure and NPK fertilizer with different levels was not significant to the dry matter production and stem leaf ratio (P>0,05), while NPK fertilizers was significant to the dry matter production and stem leaf ratio (P<0,05). The results showed that the best treatment to the dry matter production is 18,00 ons/5 m2 that is treatment of manure 15 ton/ha and NPK fertilizer 225 kg/ha. The stem leaf ratio is increased on NPK fertilizer 150 kg/ha and decreased on NPK fertilizer 225 kg/ha. Fertilizers of manure up to a level of 30 tons/ha obtained dry matter production is relatively the same.
Kata kuncipupuk kandang, NPK, produksi bahan kering, imbangan daun batang, rumput odot
Pembimbing 1Ir. Nur Hidayat, M.Si
Pembimbing 2Ir. Bahrun, MP
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2018-08-19 17:27:14.341263
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.