Artikel Ilmiah : F1I013018 a.n. PRIANGGO ADAM KUNCORO
| NIM | F1I013018 |
|---|---|
| Namamhs | PRIANGGO ADAM KUNCORO |
| Judul Artikel | Representasi International Migrants' Alliance dalam Aktivisme Buruh Migran di Hong Kong |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Dalam membangun interaksinya di level internasional, masyarakat sipil meningkatkan kapasitas dan pengaruhnya dengan wadah organisasi baik dalam bentuk LSM ataupun gerakan akar rumput. International Migrants’ Alliance (IMA) adalah salah satu organisasi non-pemerintah yang memberikan kritikan keras terhadap problematika migrasi internasional. Dibentuknya IMA bertujuan untuk memperkuat dan mengedepankan suara para migran dan keluarganya agar mampu terdengar di level global. Pengalaman panjang aktivisme migran di Hong Kong mempunyai catatan penting terhadap IMA dalam merepresentasikan pengaruhnya di level politik lokal ataupun nasional. Hong Kong yang mempunyai sistem regulasi migrasi yang terbuka ternyata belum menjamin adanya pemenuhan dan perlindungan hak terhadap migran. Kasus kekerasan terhadap buruh migran, temuan praktek kerja paksa (forced labour) dan human trafficking banyak mendapat sorotan dunia pada periode 2014-2016. Aktivisme buruh migran yang terorganisasikan secara akar rumput turut andil besar dalam kontestasinya pada periode tersebut. Dalam penelitian ini, penulis akan menganalisa terkait kontribusi International Migrants’ Alliance sebagai representasi gerakan sosial transnasional di Hong Kong. Tahun 2014 hingga 2016 menjadi pembatasan periode tahunnya. Tahun 2014 hingga 2016 dipilih untuk memfokuskan pada kasus-kasus yang sering mencuat terkait perlindungan buruh migrant di Hong Kong, serta aktivitas IMA dalam meresponnya baik dalam bentuk kampanye, pembangunan jaringan advokasi yang dilakukannya dengan badan atau organisasi lainnya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Abstract In building its interaction at the international level, civil society increases its capacity and influence with the organization of organizations in the form of NGOs or grassroots movements. The International Migrants' Alliance (IMA) is one of the non-governmental organizations that has strongly criticized the problems of international migration. The establishment of IMA aims to strengthen and prioritize the voices of migrants and their families to be able to be heard at the global level. The long experience of migrant activism in Hong Kong has an important record of IMA in representing its influence at the level of local or national politics. Hong Kong, which has an open migration regulation system, has not guaranteed the fulfillment and protection of rights against migrants. Cases of violence against migrant workers, findings of forced labor and human trafficking practices have received much global attention in the 2014-2016 period. The grassroots organized by migrant workers activism contributed greatly to the contestation during this period. In this study, the author will analyze the contribution of the International Migrants' Alliance as a representation of the transnational social movement in Hong Kong. The year 2014 to 2016 is a limitation of the period of the year. The years 2014 to 2016 were chosen to focus on cases that often arise related to the protection of migrant workers in Hong Kong, as well as the activities of IMA in responding to it both in the form of campaigns, the development of advocacy networks that it does with other agencies or organizations. |
| Kata kunci | Aktivisme, Buruh Migran, Gerakan Sosial Transnasional, International Migrants’ Alliance |
| Pembimbing 1 | Muhammad Yamin, S.IP., M.Si |
| Pembimbing 2 | Nurul Azizah Zayzda, S.IP., M.A. |
| Pembimbing 3 | Sri Wijayanti, S.IP., M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 19 |
| Tgl. Entri | 2018-08-17 20:16:32.632987 |