Artikel Ilmiah : F1G014025 a.n. SAIFUL FAIZIN
| NIM | F1G014025 |
|---|---|
| Namamhs | SAIFUL FAIZIN |
| Judul Artikel | STRUKTUR NARATIF NOVEL KAMBING DAN HUJAN KARYA MAHFUD IKHWAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian berjudul “Struktur Naratif Novel Kambing dan Hujan karya Mahfud Ikhwan” mendeskripsikan struktur naratif yang membangun cerita novel Kambing dan Hujan berdasarkan skema aktansial dan struktur fungsionalnya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang terfokus pada analisis aktan atau satuan cerita terkecil yang dijabarkan dalam skema aktansial untuk menempatakan tokoh dan peran dalam fungsi aktan yang sesuai. Kemudian dijabarkan dalam struktur fungsional yang mendeskripsikan alur dan jalan cerita sesuai tahapan yang terdapat dalam struktur fungsional. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah membaca novel, kemudian mengklasifikasikan data yang diperoleh berdasarkan skema aktan dan struktur fungsional. Selanjutnya data dianalisis dengan teori yang telah ditentukan. Hasil penlitian ini menunjukan bahwa teori yang dipakai mampu mendeskripsikan struktur cerita secara rinci. Meskipun ada beberapa fungsi yang kosong pada beberapa aktan, namun secara keseluruhan telah mewakili terbentuknya struktur cerita utama. Terbongkarnya struktur cerita novel Kambing dan Hujan mengungkap beberapa pesan yaitu: Perbedaan yang ada di masyarakat terutama masyarakat desa dianggap sebagai sesuatu yang tidak mungkin dipertemukan, apalagi perbedaan yang menyangkut keyakinan. Jika ditemukan hal yang meyimpang maka akan muncul penolakan yang sangat keras. Meski demikian perbedaan sekerasapa pun dapat diatasi dengan sikap tenggang rasa dan toleransi.Sikap inilah yang ditampilkan dalam cerita novel Kambing dan Hujan. Ternyata sikap tenggang rasa dan toleransi terhadap perbedaan dapat membuat perbedaan yang dulunya terasa mustahil dipersatukan menjadi sangat mungkin untuk bersatu, meski harus dengan hadirnya seorang mediator. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research entitled “Struktur Naratif Novel Kambing dan Hujan Karya Mahfud Ikhwan”describes the narrative structure which forms story Kambing dan Hujan based on the actantial scheme and the functional structure. This research used descriptive qualitative method which focused on analyzing actants. Those actants described in the actantial scheme that put characters and roles in the appropriate function. Moreover, it described in the suitable functional structure that explained the plot with the appropriate stage in the functional structure. The technique of collecting data was reading the novel first. Then, the obtained data were classified by the actantial scheme and functional structure. Data were analyzed by the theory which has been decided. Results of the research shown that the used theory was able to describe the structures of the novel specifically. However, there were some functions which did not match in some actants, over all had been represented to form the main story structure. The novel structure of Kambing dan Hujan figured out several messages such differences in the society, mainly in kampong societies are claimed as something impossible to be accomplished, moreover, those are about beliefs. If deviations are figured out, hard repulsions will appear directly. Nevertheless, those many differences may be fixed by tolerance and respect. These attitudes have appeared in novel Kambing dan Hujan. Apparently, tolerance and respect can solve differences that are impossible to be united, become attainable. Even mediators are needed to have appeared. |
| Kata kunci | Structuralism, Narratology, Actantial Scheme, Functional Structure |
| Pembimbing 1 | IMAM SUHARDI S.S, M.Hum |
| Pembimbing 2 | Dra. Sri Nani Hariyanti, M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Dra. ROCHWIDJATINI M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 10 |
| Tgl. Entri | 2018-08-16 09:40:37.511627 |