Artikel Ilmiah : D1E014264 a.n. NOVITA INDRIYANI

Kembali Update Delete

NIMD1E014264
NamamhsNOVITA INDRIYANI
Judul ArtikelPENGARUH LAMA PERENDAMAN MENGGUNAKAN Ca(OH)2 8% PADA PEMBUATAN KERUPUK RAMBAK KULIT KAMBING TERHADAP TINGKAT KERENYAHAN DAN KADAR KALSIUM
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah mengkaji tingkat kerenyahan dan kadar kalsium kerupuk rambak kulit kambing yang direndam menggunakan Ca(OH)2 8% dengan lama waktu yang berbeda. Materi yang digunakan adalah 5 kilogram kulit kambing berusia ±2 tahun. Metode penelitian yang digunakan adalah metode experimen. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan terdiri dari R0 (perendaman 0 jam), R1 (perendaman 12 jam), R2 (perendaman 24 jam), R3 (perendaman 36 jam) dengan konsentrasi larutan CaOH)2 8%. Peubah yang diukur adalah tingkat kerenyahan dan kadar kalsium. Hasil analisis variansi menunjukkan bahwa lama perendaman menggunakan Ca(OH)2 8% pada pembuatan kerupuk rambak kulit kambing berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap tingkat kerenyahan dan kadar kalsium. Rataan tingkat kerenyahan dan kadar kalsium masing-masing untuk R0, R1, R2 dan R3 adalah 0.0092±0,0008 cm3/g, 0.0229±0.0018 cm3/g, 0.0676±0.0287 cm3/g, dan 0.1174±0.0345 cm3/g dan kadar kalsium R0, R1, R2 dan R3 adalah 0.5580±0.0834%, 2.7900±1.0816%, 3.3040±0.3241% dan 3.4720±0.3259%. Kesimpulan penelitian ini adalah lama perendaman terbaik menggunakan larutan Ca(OH)2 8% selama 29,44 jam pada pembuatan kerupuk rambak kulit kambing menghasilkan tingkat kerenyahan dan kadar kalsium yang optimal.
Abtrak (Bhs. Inggris)The purpose of this research was to investigate the level of crispness and calcium of goat hide crackers immersed using Ca(OH)2 8% with different immersion time. The material used was 5 kilograms of 2 years old goat hide. The research method used was experimental method. The experimental design used was Completely Randomized Design (CRD) with 4 treatments and 5 replicates The treatment consisted of R0 (0 hour immersion), R1 (12 hours immersion), R2 (24 hour immersion), R3 (36 hours immersion) with Ca(OH)2 8%. The variables measured were levels of crispness and calcium content. The result of the analysis of variance showed that the immersion time using Ca(OH)2 8% in the making of goat hide crackers had a highly significant effect (P<0.01) on the level of crispness and calcium content. The means crispness and calium content for R0, R1, R2 and R3 were 0.0092±0.0008 cm3/g, 0.0229±0.0018 cm3/g, 0.0676±0.0287 cm3/g, 0.1174±0,0345 cm3/g and 0.5580±0.0834%, 2.7900±1.0816%, 3.3040±0.3259%, 3.4720±0.3259%, respectively. The conclusion of this research, the best goat hide crackers that have optimal crispness and calcium content is immersion time using Ca(OH)2 8% for 24.4 hours
Kata kunciRambak Kulit Kambing, Ca(OH)2 8%, Tingkat Kerenyahan, Kadar Kalsium
Pembimbing 1Dr.sc.Agr.Ir. Singgih Sugeng Santoso, M.P
Pembimbing 2Ir. Pambudi Yuwono, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2018-08-15 21:37:10.088787
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.