Artikel Ilmiah : F1C014005 a.n. LULU PRADITA
| NIM | F1C014005 |
|---|---|
| Namamhs | LULU PRADITA |
| Judul Artikel | STRATEGI KOMUNIKASI DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANYUMAS DALAM MENSOSIALISASIKAN IMUNISASI MR |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui Strategi Komunikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas Dalam Mensosialisasikan Imunisasi MR. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan metode kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling dalam memilih informannya. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa strategi komunikasi Dinas Kesehatan Kabupaten Banyumas dalam mensosialisasikan imunisasi MR ditentukan dengan melihat unsur-unsur komunikasinya antara lain : 1) Komunikator yang melakukan sosialisasi MR adalah Seksi Survailens Imunisasi dan KB, Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat, Kepala Puskesmas, Bidan Desa, Kader Kesehatan, dan Pramuka. Setiap komunikator mempunyai perannya masing-masing; 2) Penyampaian pesan sosialisasi dilakukan dengan cara mengetahui latar belakang sasaran, menentukan pesan kunci sosialisasi, dan menentukan metode penyampaian pesan yang digunakan; 3) Media yang dugunakan adalah media cetak dan media elektronik; 4) Sasarannya adalah orang tua dan pengasuhnya, tenaga kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, komunitas kesehatan, kepala daerah, dokter spesialis anak, bidan,media,dan juga dari dinas-sinas yang terkait yaitu KEMENAG dan KEMENDIKBUD |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research purpose is to find out Communication Strategy of Banyumas Regency Health Office in Socializing Immunization MR. The method used in this research is using qualitative method. This research uses purposive sampling technique in choosing informant. The results of this study can be concluded that the communication strategy of Banyumas District Health Office in disseminating MR immunization is determined by looking at the elements of communications, among others: 1) Communicators who conduct MR socialization is Section of Survailens Immunization and Family Planning, Health Promotion Section and Community Empowerment, Head of Puskesmas, Village Midwife, Health Cadre, and Scout. Each communicator has their respective roles; 2) The delivery of socialization messages is done by knowing the background of the target, determining the key message socialization, and determining the method of delivery of messages used; 3) The media used are printed and electronic media; 4) The targets are parents and carers, health workers, community leaders, religious leaders, health community, district head, pediatricians, midwives, media, and also from related agencies namely KEMENAG and KEMENDIKBUD. |
| Kata kunci | Strategi Komunikasi, Dinas Kesehatan, Imunisasi MR |
| Pembimbing 1 | Drs. Ch. Herutomo, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Agoeng Noegroho, M.Si |
| Pembimbing 3 | Shinta Prastyanti, MA |
| Tahun | 2014 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2018-08-15 10:56:02.767945 |