| NIM | A1M014074 |
| Namamhs | MEDIA PANGESTIKA |
| Judul Artikel | Penambahan Larutan Kapur dan Jenis Daun pada Pembuatan Rempeyek Kacang Tanah |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Rempeyek merupakan makanan camilan sejenis kerupuk khas Indonesia yang dibuat dengan bahan dasar tepung beras dan ditambahkan bahan tambahan seperti kacang tanah atau kacang kedelai digoreng dalam bentuk pipih. Formulasi rempeyek dengan bahan yang berbeda menghasilkan karakteristik sensori yang berbeda, meliputi warna, aroma, tekstur dan cita rasa. Penelitian pembuatan rempeyek dengan bahan kacang tanah dan bahan tambahan larutan kapur serta dua jenis daun berbeda merupakan upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh penambahan konsentrasi larutan kapur (K) terhadap karakteristik sensori rempeyek kacang tanah; 2) mengetahui pengaruh penambahan jenis daun (D) terhadap karakteristik sensori rempeyek kacang tanah; 3) mengetahui pengaruh interaksi penambahan konsentrasi larutan kapur dan jenis daun (KxD) terhadap karakteristik sensori rempeyek kacang tanah; 4) mengetahui perlakuan terbaik rempeyek kacang tanah; 5) mengetahui kelayakan finansial industri pengolahan rempeyek kacang tanah. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktor. Faktor yang diteliti meliputi konsentrasi larutan kapur, yang terdiri dari 3 taraf tanpa kapur (K0), kapur 2,5% (K1) dan kapur 5% (K2), dan penambahan jenis daun (D), yang terdiri dari 3 taraf tanpa daun (D0), daun jeruk (D1) dan daun kucai (D2). Perlakuan disusun secara faktorial dengan 9 kombinasi perlakuan dan 3 kali ulangan sehingga diperoleh 27 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan konsentrasi larutan kapur (K) memberikan pengaruh nyata terhadap warna, aroma, tekstur, cita rasa dan kesukaan rempeyek kacang tanah. Penambahan jenis daun (D) memberikan pengaruh nyata terhadap aroma, cita rasa dan kesukaan rempeyek kacang tanah. Interaksi penambahan larutan kapur dan jenis daun (KxD) memberikan pengaruh nyata terhadap warna, aroma, tekstur dan cita rasa rempeyek kacang tanah. Kombinasi perlakuan terbaik dari penelitian ini adalah K0D0 (rempeyek tanpa penambahan kapur, tanpa penambahan daun). Hasil analisis kelayakan finansial industri rempeyek kacang tanah meliputi biaya investasi Rp 16.600.500,00; biaya variabel Rp 197.703.312,00; NPV Rp 41.244.066; IRR 97%; PI 2,48; dan PBP 2,06 tahun, yang menunjukkan bahwa industri rempeyek kacang tanah layak didirikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Rempeyek is a type of snack from Indonesia, made with rice flour and added ingredients such as peanuts or soybeans fried in flat form. Rempeyek formulations with different ingredients produce different sensory characteristics, including color, aroma, texture and taste. Research on making rempeyek with peanut ingredients and additional ingredients of lime solution and two different types of leaves is an effort to overcome these problems. This study aims to: 1) to determine the effect of the addition of lime solution concentration (K) on the sensory characteristics of peanut bran; 2) To know the effect of adding leaf type (D) to the sensory characteristics of peanut rempeyek; 3) to know the interaction effect of adding lime solution concentration and leaf type (KxD) to the sensory characteristics of peanut rempeyek; 4) to know the best treatment of peanut bran; 5) to know the financial feasibility of peanut rempeyek processing industry. This research is an experimental research that uses Randomized Block Design (RBD) with 2 factors. The factors studied included the concentration of lime solution, which consisted of 3 levels without lime (K0), lime 2.5% (K1) and lime 5% (K2), and addition of leaf types (D), which consisted of 3 levels without leaves (D0), citrus leaf (D1) and chives (D2). The treatment was arranged factorially with 9 treatment combinations and 3 replications to obtain 27 experimental units. The results showed that the addition of lime solution concentration (K), addition of leaf type (D) and the interaction of the addition of lime solution (K) and leaf type (D) had a significant effect on sensory characteristics, including color, aroma, texture, taste and preference. The best treatment combination of this study is K0D0 (rempeyek without the addition of lime, without the addition of leaves). The results of financial feasibility analysis of peanut rempeyek industry include investment costs of Rp. 16.600.500.00; variable costs Rp. 197.703.31,00; fixed cost Rp 57.600.000,00; NPV Rp. 41.244.066,00; IRR 97%; PI 2.48; and PBP 2.06 years, which shows that the peanut rempeyek industry is feasible. |
| Kata kunci | Kata kunci: rempeyek kacang tanah, kapur, daun jeruk, daun kucai, finansial |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Tri Yanto, M.T. |
| Pembimbing 2 | Ir. Sujiman, M. P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2018-08-10 14:32:07.148009 |
|---|