Artikel Ilmiah : D1E013159 a.n. SYAMSUL KURNIA BAHARI

Kembali Update Delete

NIMD1E013159
NamamhsSYAMSUL KURNIA BAHARI
Judul ArtikelPENGARUH INTERVAL PEMERAHAN TERHADAP PRODUKSI SUSU, TOTAL SOLID DAN BERAT JENIS
SUSU SAPI PERAH DI KTT TIRTO MARGO UTOMO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interval pemerahan yang berbeda
terhadap produksi susu, total solid, dan berat jenis susu. Materi yang digunakan dalam penelitian
adalah 30 sampel susu pemerahan pagi dan sore. Alat yang digunakan adalah ember takar dan
lactoscan milk analyzer. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei di KTT Tirto Margo
Utomo Desa Limpakuwus Kecamatan Sumbang. Peubah yang diukur adalah produksi susu, total
solid, dan berat jenis susu. Hasil penelitian produksi susu pada interval pemerahan 15 (pagi) dan 9
jam (sore) yaitu 7,213 ± 2,49 liter dan 5,30 ± 2,25 liter, total solid pada interval pemerahan 15 dan
9 jam yaitu 11,57 ± 1,34 % dan 11,91 ± 2,06 % dan berat jenis susu pada interval pemerahan 15
dan 9 jam yaitu 1,026 ± 0,001 g/ml dan 1,025 ± 0,001 g/ml. Hasil analisis regresi menunjukkan
bahwa interval pemerahan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap produksi susu,
berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap total solid, dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap
berat jenis susu. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa semakin lama interval
pemerahan akan meningkatkan jumlah produksi susu dan menurunkan persentase total solid
Abtrak (Bhs. Inggris)This resesrch was aimed to find out the effect of different milking intervals on milk
production, total solid, and milk density. The used materials of this research were 30 samples of
morning and evening milking milk. The used tools are measuring bucket and lactoscan milk
analyzer. The research used survey method in The KTT Tirto Margo Utomo Limpakuwus Village.
The measured variables were the milk productions, total solid, and milk density. The results of
research on milk production at 15 and 9 hour milking intervals were 7.213 ± 2.49 liters and 5.30 ±
2.25 liters, total solid at 15 and 9 hours milking intervals were 11.57 ± 1.34% and 11.91 ± 2.06%
and milk density at 15 and 9 hour milking intervals were 1.026 ± 0.001 g /ml and 1.025 ± 0.001
g/ml. The results of regression analysis showed that the milking interval had a very significant
effect (P <0.01) on milk production, significantly (P <0.05) on total solid, and no significant effect
(P> 0.05) on the specific density of milk. Based on the results of the study it can be concluded that
the longer the milking interval will increase the amount of milk production and reduce the
percentage of total solid.
Kata kunciinterval pemerahan, produksi susu, total solid, berat jenis susu.
Pembimbing 1Ir. Triana Yuni Astuti, MP
Pembimbing 2Setya Agus Santosa, S.Pt, MP
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2018-08-09 20:26:53.786605
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.