Artikel Ilmiah : D1B016015 a.n. MARIA ANGELINE BR GINTING

Kembali Update Delete

NIMD1B016015
NamamhsMARIA ANGELINE BR GINTING
Judul ArtikelSIFAT ORGANOLEPTIK DAN KEEMPUKAN SOSIS DAGING ENTOK (Cairina moschata) DENGAN PENAMBAHAN PERSENTASE LEMAK SAPI YANG BERBEDA
Abstrak (Bhs. Indonesia)ABSTRAK
Penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan lemak sapi yang optimum dalam pembuatan sosis daging entok terhadap keempukan dan sifat organoleptik. Materi penelitian yang digunakan adalah daging entok, lemak sapi, susu skim, tepung tapioka, gula, garam, bumbu, dan air es. Sifat organoleptik ditentukan dengan menggunakan 25 orang panelis semi terlatih. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Perlakuan yang digunakan adalah P0 (lemak sapi 0%), P1(lemak sapi 10%), P2 (lemak sapi 20%), dan P3 (lemak sapi 30%) tiap perlakuan diulang 5 kali. Variabel yang diukur adalah sifat organoleptik dan keempukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan lemak sapi pada sosis daging entok dapat meningkatkan keempukan dan sifat organoleptik sosis . Penggunaan lemak sapi optimum terhadap keempukan adalah 30% dengan hasil 0,0901 mm/g/dt dan pengunaan lemak sapi yang optimum terhadap sifat organoleptik adalah 20% dengan hasil 4,2 (skala 1 – 5). Kesimpulannya adalah penambahan lemak sapi sampai persentase 20% dapat meningkatkan keempukan dan sifat organoleptik sosis daging entok, penggunaan diatas titik optimum menyebabkan sifat organoleptik menurun menurun dan sosis terlalu lembek dan berminyak.
Abtrak (Bhs. Inggris)This experiment aimed to determined the optimal percentage of beef fat that can be added during the manufacture of muscovy duck sausages and its effect on tenderness and sensory characteristics. Materials consisted of muscovy ducks meat and beef fat. Other ingredients used were skim milk, tapioca flour, sugar, salt, spices, and ice water. Sensory charateristics were determined using 25 semi-trained panelists. Data were analyzed using a Completely Randomized Design. The treatments consisted of P0 (0% of beef fat), P1 (10% of beef fat), P2 (20% of beef fat), and P3 (30% of beef fat). Each treatment was repeated 5 times. Variables tested were the tenderness and sensory charateristics of the sausage. Results showed that the addition of beef fat in muscovy duck sausages improved tenderness and sensory characterisctics of the sausages. The optimal beef fat usage to produced tender sausage was 30% with result of 0,0901 mm/g/dt and optimal beef fat usage on sensory characteristics was 20% resulted 4,2 (scale 1 - 5). In conclusion the addition of beef fat up to 20% in muscovy duck sausages improved the tenderness and sensory charateristics. Beef addition at higher level could produce an oily and greasy sausages.
Kata kunciSosis, daging entok, lemak sapi, keempukan, sifat organoleptik
Pembimbing 1Dr. Ir. Agustinus Hantoro D.R., MP
Pembimbing 2Ir. Juni Sumarmono, M.Sc. Ph. D
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman6
Tgl. Entri2018-08-08 11:11:30.652855
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.