Artikel Ilmiah : A1M014064 a.n. NANDAROOSE RUCKY PRASETYANING GALIH

Kembali Update Delete

NIMA1M014064
NamamhsNANDAROOSE RUCKY PRASETYANING GALIH
Judul ArtikelEKSTRAKSI DAN KARAKTERISASI SENYAWA FENOLIK SERAI DAPUR (Cymbopogon citratus) DENGAN METODE BANTUAN GELOMBANG MIKRO (MAE)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tanaman serai dapur (Cymbopogon citratus) merupakan tanaman herbal yang memiliki banyak senyawa bioaktif. Selain dapat digunakan sebagai bumbu dapur, tanaman serai dapat digunakan sebagai pewangi sabun, industri spa dan aroma terapi karena memiliki bau lemon. Ekstraksi dengan bantuan gelombang mikro (MAE) merupakan alternatif terbaik saat ini untuk mengisolasi komponen bioaktif. Hal ini disebabkan waktu yang singkat, penggunaan pelarut yang sedikit, sehingga menghasilkan ekstraksi yang lebih baik secara kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh interaksi rasio bahan : pelarut; pengaruh lama ekstraksi dan; pengaruh interaksi rasio bahan : pelarut dengan lama ekstraksi terhadap sifat fisikokimia dan antibakteri ekstrak sereh dapur. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental menggunakan Rancagan Acak Lengkap (RAL). Tiga faktor yang diteliti yaitu 1) jenis pelarut akuades (P1), dan Etanol 60% (P2); 2) rasio bahan : pelarut 1:8 (R1), 1:10 (R2), dan 1:12 (R3); dan 3) lama ekstraksi terdiri dari 3 menit (L1), 5 menit (L2), dan 7 menit (L3). Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi variabel fisikokimia (rendemen, antioksidan, total fenol, dan fitokimia) serta variabel antimikroba. Data yang didapat pada variabel kimia dianalisis dengan uji F pada taraf 5% dan apabila berpengaruh nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Data antimikroba dianalisa secara deskriptif menggunakan Microsoft excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi jenis pelarut dengan rasio bahan : pelarut menghasilkan ekstrak etanol dengan aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 81,75% dan total fenol sebesar 96,82 mg/100 gr. Pada interaksi jenis pelarut dengan lama ekstraksi, menghasilkan ekstrak etanol dengan aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 81,32% dan nilai total fenol sebesar 86,30 mg/100 gr. Sedangkan pada interaksi jenis pelarut dengan rasio bahan : pelarut dan lama ekstraksi, menunjukkan nilai aktivitas antioksidan tertinggi sebesar 83,87%. Aktivitas antibakteri ekstrak etanol menggunakan mikroba Staphylococcus aureus dan Eschericia coli didapatkan kadar bunuh minimal (KBM) berturut-turut sebesar 4,03% dan 7,64%. Uji fitokimia yang dilakukan menunjukkan bahwa ekstrak akuades dan etanol serai dapur positif senyawa alkaloid, terpenoid, flavonoid, saponin, dan tanin. Secara umum penelitian ini menunjukkan berdasarkan total fenol pelarut etanol 60% lebih baik dibandingkan dengan akuades dalam mengekstrak serai dapur.
Abtrak (Bhs. Inggris)Lemongrass (Cymbopogon citratus) is an herbaceous plant with many bioactive compounds. Lemongrass can be used as a scent on soap, spa industry, and aromatherapy; because its lemon odor. Currently, microwave-assisted extraction (MAE) method is the best alternative to isolate bioactive components. The metodh using short time, small solvent, then gave effective quality extract. This study aimed to determine effect of material: solvent rate interaction; to determine effect of extraction time, and to the determine material: solvent ratio interaction and extraction time on physicochemical characteristic and antimicrobial of lemongrass extract produced. This research is an experimental research using Completely Randomized Design (CRD), with three factors tested, solvent type aqueous (P1), and 60% ethanol (P2); material solvent ratio consist 1:8 (R1), 1:10 (R2), and 1:12 (R3); and extraction time consist of 3 minutes, 5 minutes, and 7 minutes. Variable research includes: physicochemical (yield, total phenols, antioxidant and antimicrobial capacity). Chemical variables data analyzed with F Test at 5% level and if the effects are real then proceed to Duncan Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. Antimicrobial data were descriptively analyzed using Microsoft Excel. Results of the research showed that solvent type interaction with material: solvent ratio of 60% ethanol extract gave the highest antioxidant activity of 81,75% and total phenol equal to 96,82 mg /100 g. In the interaction of solvent type with extraction time, gave the highest antioxidant activity of 81.32% and total phenol of 86.30 mg /100 g. While on solvent types interaction with material: solvent ratio and extraction time, showed the highest antioxidant activity equal to 83,87%. Antibacterial activity of 60% ethanol extract using microbial Staphylococcus aureus and Escherichia coli resulted the minimum bactericidal concentrations (MBC) content of 4.03% and 7.64%; respectively for S. aureus and E. coli. The phytochemical tests performed showed that 60% ethanol extracts and aqueous positive alkaloids, terpenoids, flavonoids, saponins, and tannins. In general base on extract total phenol content the 60% ethanol extract using better than aqueous in extracting the lemongrass.
Kata kuncisereh dapur, microwave, total fenol, antioksidan.
Pembimbing 1Dra. Erminawati, M. Sc., Ph.D.
Pembimbing 2Dr. Ike Sitoresmi Mulyo Purbowati, S.TP., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman24
Tgl. Entri2018-08-08 06:15:00.091631
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.