Artikel Ilmiah : A1H014004 a.n. SANTOSO

Kembali Update Delete

NIMA1H014004
NamamhsSANTOSO
Judul ArtikelKAJIAN SIFAT FISIK DAN KIMIA TANAH PADA BUDIDAYA KENTANG SECARA ORGANIK DENGAN VARIASI DIMENSI GULUDAN HORIZONTAL
Abstrak (Bhs. Indonesia)Budidaya kentang umumnya masih dilakukan secara konvensional melalui penggunaan guludan vertikal dan pupuk pestisida kimia yang berdampak negatif pada kelestarian lingkungan. Penerapan sistem guludan horizontal (memotong lereng) pada budidaya kentang terbukti cukup efektif mengendalikan erosi, namun belum optimal meningkatkan produktifitas tanaman. Dalam budidaya kentang diperlukan kajian hubungan antara sifat fisik dan kimia tanah pada sistem guludan horizontal yang sampai saat ini belum banyak mendapat perhatian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika sifat fisik tanah (kadar air volumetrik tanah, kerapatan isi tanah, konduktivitas hidrolik tanah), dan dinamika nutrisi (N dan P) pada budidaya kentang dengan variasi lebar guludan horizontal. Penelitian dilaksanakan pada bulan Mei-November 2017, pada lahan pertanian tanaman hortikultura Desa Serang, Laboratorium Teknik Pengolahan dan Pengendalian Bio Lingkungan (TPPBL), dan Laboratorium Ilmu Tanah/Sumber Daya Lahan Universitas Jenderal Soedirman. Variabel yang diukur antara lain: kadar air volumetrik, kerapatan isi tanah, konduktivitas hidrolik tanah, N-total dan P-total tanah pada lebar guludan 30, 40, dan 50 cm. Hasil penelitian menunjukan bahwa dinamika sifat fisik tanah (kadar air volumetrik, kerapatan isi, dan konduktivitas hidrolik ) pada guludan horizontal berfluktuasi, dimana nilai optimal kadar air volumetrik tanah dan kerapatan isi tanah terdapat pada lebar guludan 50 cm masing-masing sebesar 0,45 cm3 cm-3 dan 0,73 g cm-3. Nilai optimal konduktivitas hidolik tanah terdapat pada lebar guludan 30 cm sebesar 0,027 cm s-1, serta nilai optimal N-total dan P-total terdapat pada lebar guldan 40 cm masing-masing sebesar 4.111,48 kg ha-1 dan 2.212,89 kg ha-1.
Abtrak (Bhs. Inggris)Potato’s cultivation is generally done conventionally through the use of vertical bundle and chemical pesticide fertilizer that negatively impact on environmental sustainability. The application of horizontal bundle system (cutting slope) on potato’s cultivation proved effective enough to control erosion, however bit increase of crop productivity. In the potato’s cultivation, it is necessary to study the relationship of soil physical and chemical properties on the horizontal bundle system nevertheless rarely researches were conducted in this topic. This study aimed to determine the dynamics of soil physical properties (volumetric water content, content density, hydraulic conductivity), and nutrient dynamics (N and P) on the potato’s cultivation with variation of horizontal bundles. The research was conducted on May-November 2017, on the horticultural cropland in Serang Village, Laboratory of Processing Technique and Control Bio Environment (TPPBL), and Soil / Land Science Laboratory of University Jenderal Soedirman. The variable were measured in this research such as volumetric water content, content density, hydraulic conductivity, N-total and P-total soil at the width of 30, 40, and 50 cm bundles. The results showed that the dynamics of soil physical properties (volumetric water content, content density, and hydraulic conductivity) on the horizontal bundle was fluctuated, the optimum values of soil volumetric water content and content density were presented in the bundle (50 cm width) i.e 0.45 cm3 cm-3 and 0.73 g cm-3 respectively. The optimum value of soil hydraulic conductivity was presented in the bundle (30 cm width) i.e. 0.027 cm s-1, as well as the optimum N-total and P-total values were presented in the bundle (40 cm width) i.e. 4,111.48 kg ha-1 and 2,212.89 kg ha-1 respectively.
Kata kuncibudidaya kentang, guludan horizontal, sifat fisik tanah, dinamika nutrisi.
Pembimbing 1Krissandi Wijaya, S.TP., M.Agr., ph.D
Pembimbing 2Afik Hardanto, S.TP., M.Sc., ph.D
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2018-08-04 14:09:05.662953
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.