| NIM | A1H014003 |
| Namamhs | M. INDRA ANSARI |
| Judul Artikel | KAJIAN MOTIVASI KONSUMEN DALAM DIVERSIFIKASI PANGAN LOKAL PENGGANTI BERAS DENGAN PENDEKATAN MEANS-END CHAIN (MEC) DI D.I. YOGYAKARTA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pola konsumsi pangan pokok khususnya beras terus mengalami peningkatan setiap tahunnya di D.I Yogyakarta. Sejalan dengan permasalahan tersebut, pemerintah mengeluarkan sebuah program yaitu One Day No Rice (ODNR). Melalui program ini, masyarakat diminta untuk mengurangi konsumsi beras dan beralih ke pangan lokal. Demi keberhasilan penyediaan pangan lokal yang sesuai dengan permintaan konsumen di D.I Yogyakarta ini, perlu dikaji secara mendalam motivasi konsumen dalam diversifikasi pangan lokal di D.I Yogyakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui motivasi konsumen yang mau berpartisipasi dalam diversifikasi pangan lokal sebagai pengganti beras di D.I Yogyakarta. Sebanyak 61 responden diwawancarai dengan teknik wawancara secara mendalam (laddering) untuk mengidentifikasi motivasi konsumen dalam diversifikasi pangan lokal. Metode pengambilan sampel secara purposive sampling, variabel yang diamati yaitu abstractness ratio dan centrality index. Means-end Chain (MEC) digunakan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik terhadap motivasi seseorang dalam mengonsumsi atau membeli suatu produk. Hasil penelitian menunjukkan tiga jalur utama hubungan motivasi konsumen yaitu: 1) mendukung program pemerintah untuk kesehatan, 2) kebiasaan makan non-beras untuk kepuasan, dan 3) menjaga bentuk tubuh untuk kesehatan. Dalam penelitian ini diperoleh nilai centrality index yang tertinggi yaitu ‘sehat’ (0,11) dan ‘memenuhi kebutuhan keluarga’ (0,08). Nilai centrality index yang terendah yaitu ‘persiapan masa depan’ (0,02); ‘menjaga bentuk tubuh’ (0,02) dan ‘menjadi pribadi yang baik’ (0,02). Berdasarkan teori hierarki kebutuhan Maslow konsumen dalam diversifikasi pangan lokal di D.I Yogyakarta dikategorikan ke dalam kebutuhan rasa aman dan kebutuhan aktualisasi diri. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Consumption patterns foodstuffs particularly rice has been steadily increasing every year in Yogyakarta. In line with these problems, the Government issued a program that is One Day No Rice (ODNR). Through this program, people were asked to decreasing the rice and switched to local food. For the sake of the success of local food provision to suit consumer demand in Yogyakarta, it is need to be examine the consumers motivation towards local food diversification in Yogyakarta. The purpose of this research is to know the motivations of consumers who want to participate in the diversification of local food as a substitute for rice in Yogyakarta. A total of 61 respondents were interviewed using in-depth interviews (laddering) to identify the consumers motivation towards local food diversification. Purposive sampling methods was applied in this study, the observed variables were abstractness ratio and centrality index. Mean-end Chain (MEC) is used to provide a better understanding toward a person's motivation in taking or purchasing a product. The results showed the three main paths of consumer motivation relationship identified: 1) supports government policy for health, 2) non-rice eating habits for satisfaction, and 3) maintain body shape for health. In this research the highest centrality index are ' health ' (0.11) and ' fulfill family needs ' (0.08). The lowest centrality index are ' better future ' (0.02); ' maintain body shape ' (0.02) and ' being a better person ' (0.02). Based on Maslow's theory of hierarchical needs of consumers toward diversification of local food in Yogyakarta are categorized into safety needs and self-actualization needs. |
| Kata kunci | Yogyakarta, diversifikasi pangan lokal, motivasi konsumen, Means-end Chain (MEC) |
| Pembimbing 1 | Poppy Arsil, S.TP., M.T., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Hety Handayani Hidayat, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2018-08-04 09:48:21.682375 |
|---|