Artikel Ilmiah : F1C011059 a.n. DONNY ANDARA PRABOWO

Kembali Update Delete

NIMF1C011059
NamamhsDONNY ANDARA PRABOWO
Judul ArtikelANALISIS UNSUR KEKERASAN TERHADAP ANAK DALAM FILM IT(2017)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan reprentasi tanda dan makna kekerasan yang terdapat dalam film tersebut. Metode penelitian yang digunakan yaitu kualitatif dengan strategi penelitian semiotika. Data yang digunakan yaitu Film IT (2017) sebagai data primer dan buku, majalah serta situs yang berhubungan dengan penelitian sebagai data pendukung. Teknik pengumpulan data adalah dengan dokumentasi dan studi pustaka. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film IT (2017) merepresentasikan kekerasan terhadap anak dalam 5 bentuk diantaranya kekerasan fisik, psikologis, verbal, seksual dan simbolik. Penelitian ini menggunakan teori kode televisi dari tokoh semiotika John Fiske. Merujuk pada teori tersebut terdapat 3 level yang digunakan yaitu level realitas, representatif dan ideologi. Pada level realitas, tanda dan makna mengenai kekerasan terhadap anak dijabarkan dalam unsur-unsur seperti penampilan tokoh yang melakukan kekerasan yaitu Pennywise menakutkan, Geng Bully ‘anak nakal’, Loser’s Club merepresentasikan anak baik yang ditindas atau korban kekerasan, pakaian yang digunakan para tokoh adalah pakaian casual seperti keseharian, tata rias natural, lingkungan realis, perilaku Geng Bully nakal, cara bicara kejam dan gerakan tubuh urakan sedangkan Loser’s Club sopan dan baik. Pada level representatif, tanda dan makna kekerasan terhadap anak dieksplor pada tataran teknis penggarapan sinematrografi. Dari hasil penelitian, peneliti menemukan ada beberapa macam teknik sinematografi yang digunakan diantaranya close up, eye level shot. low angle shot, medium shot, big close up, long shot, medium close up, medium long shot, dengan tujuan menonjolkan adegan kekerasan agak penonton bisa dengan mata telanjang menerima pesan dari isi cerita. Selain itu, aspek lain seperti musik yang dramatis, tata cahaya natural, narasi artistik, konflik fisik dan batin, karakter yang dibawakan, aksi serta dialog juga secara gamblang merepresentasikan kekerasan terhadap anak. Terakhir level ideologi, tanda dan makna yang menunjukkan kekerasan terhadap anak dalam Film IT (2017) ini tersirat dalam tiap scene. Ideologi tentang dominasi kekuasaan dan rasisme terdapat dalam adegan dan tiap bentuk kekerasan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to explain the reprentation of signs and meaning of violence contained in the film. The research method used is qualitative with semiotics research strategy. The data used are Film IT (2017) as primary data and books, magazines and research-related sites as supporting data. Technique of collecting data is by documentation and literature study. Data analysis using qualitative analysis. The results show that IT film (2017) represents violence against children in 5 forms including physical, psychological, verbal, sexual and symbolic violence. This study uses the television code theory of semiotic figure John Fiske. Referring to the theory there are 3 levels used are level of reality, representative and ideology. At the level of reality, the signs and meanings of violence against children are spelled out in elements such as the performances of violent characters Pennywise, “Geng Bully” 'bad boys', Loser's Club represents the oppressed children or victims of violence, the clothes that the characters use are casual clothes like everyday, natural makeup, realist environment, mischievous “geng Bully” behavior, cruel talk and body movements while Loser's Club is polite and kind. At the representative level, the signs and meaning of violence against children are explored on the technical level of cultivation of the sinematrograph. From the results of research, researchers found there are several kinds of cinematography techniques used include close up, eye level shot. low shot shot, medium shot, big close up, long shot, medium close up, medium long shot, with the aim of highlighting scenes of violence rather the audience can with the naked eye receive messages from the story content. In addition, other aspects such as dramatic music, natural lighting, artistic narrative, physical and mental conflicts, character sings, actions and dialogue also plainly represent violence against children. Recent ideological levels, signs and meanings that indicate violence against children in Film IT (2017) are implicit in each scene. The ideology of power domination and racism lies in scenes and every form of violence.
Kata kunciFilm, Kekerasan, Anak
Pembimbing 1Tri Nugroho Adi, M.Si
Pembimbing 2Dr. Mite Setiansah, M.Si
Pembimbing 3Dr. Wiwik Novianti, M.I.Kom
Tahun2018
Jumlah Halaman155
Tgl. Entri2018-08-02 08:47:54.977943
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.