Artikel Ilmiah : D1E014016 a.n. FARIS HAIKAL AKBAR

Kembali Update Delete

NIMD1E014016
NamamhsFARIS HAIKAL AKBAR
Judul ArtikelPengaruh Bangsa Sapi Lokal Yang Diberi Jerami Padi Amoniasi Dan Konsentrat Terhadap Kecepatan Makan Dan Konsumsi Pakan Relatif
Abstrak (Bhs. Indonesia)Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh bangsa sapi lokal terhadap kecepatan makan dan konsumsi pakan relatif. Materi yang digunakan adalah empat bangsa sapi lokal yaitu sapi Sumba Ongole (SO), Madura (M), Bali Kupang (BK), dan Bali Flores (BF) masing-masing 10 ekor dengan umur diatas dua tahun. Konsumsi bahan kering tiap sapi adalah 3,3% dari bobot badan. Jenis pakan yang diberikan berupa jerami padi amoniasi dan konsentrat dengan imbangan bahan kering adalah 30:70. Frekuensi pemberian baik itu jerami padi amoniasi dan konsentrat sebanyak 2 kali dalam sehari. Metode yang digunakan adalah experimental menurut Rancangan Acak Kelompok. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis kovariansi dan dilanjutkan dengan uji Beda Nyata Jujur (BNJ). Hasil penelitian menunjukan bahwa bangsa sapi lokal berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap kecepatan makan konsentrat dan konsumsi pakan relatif, namun tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kecepatan makan jerami. Sapi SO memiliki tingkat kecepatan makan konsentrat paling tinggi (P<0,05) diantara sapi lainnya. Konsumsi pakan relatif konsentrat sapi Madura lebih tinggi (P<0,05) daripada sapi BK, akan tetapi sama (P>0,05) dengan sapi SO dan BF. Konsumsi pakan relatif jerami sapi BF lebih rendah (P<0,05) daripada sapi SO, akan tetapi sama (P>0,05) dengan sapi Madura dan BK. Setiap bangsa sapi mempunyai tingkat kecepatan makan dan konsumsi pakan relatif yang berbeda meskipun diberi pakan yang sama.
Abtrak (Bhs. Inggris)The aims of this research was to know the effect of local cattle on consumption speed and relative feed consumption. The material used were four local cattle, which was Sumba Ongole (SO), Madura (M), Bali Kupang (BK), and Bali Flores (BF) each breed have 10 cattles with ages over two years. Dry meter intake per cattle was 3.3% of body weight. Each cattle recieved diet consisting of ammoniated straw rice and concentrate with dry meter was 30:70. The feed frequency of ammoniated straw rice and concentrate 2 times a day. The method used was experimental with randomized block design. The data obtained were analyzed by analysis of covariance and continued by the test of Honestly Significantly Difference (HSD). The results showed that local cattle had significant effect (P<0.01) on consumption speed of concentrate and relative feed consumption, but no significant effect (P>0,05) on consumption speed of ammoniated straw rice. SO cattle have the highest (P<0,05) consumption speed of concentrate among other cattles. The relative feed consumption of Madura cattle concentrate is higher (P<0,05) than BK cattle, but is similar (P>0,05) to SO and BF cattles. The relative feed consumption of ammoniated straw rice of BF cattle is lower (P<0,05) than SO cattle, but is similar (P>0,05) to Madura and BK cattles. Breed cattles had a difference level betwen consumption speed and relative feed consumption although given a similar diet.
Kata kunciSapi Lokal, Kecepatan Makan, Konsumsi Pakan Relatif
Pembimbing 1Dr. sc.agr. Ir. Muhammad Bata, MS
Pembimbing 2Ir. Paulus Suparman MP
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman7
Tgl. Entri2018-08-02 08:23:05.320895
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.