Artikel Ilmiah : D1E012335 a.n. MUHAMMAD RAHMAT HABIBI
| NIM | D1E012335 |
|---|---|
| Namamhs | MUHAMMAD RAHMAT HABIBI |
| Judul Artikel | ANALISIS POTENSI HIJAUAN UNTUK PENGEMBANGAN SAPI POTONG DI 2 KELOMPOK TANI TERNAK DI KECAMATAN BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian berjudul Analisis Potensi Hijauan untuk Pengembangan Sapi Potong di 2 Kelompok Tani Ternak di Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara. Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk menganalisis kapasitas populasi ternak sapi potong di Wilayah Kecamatan Bawang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei dengan menggunakan kuisioner yang ditujukan pada 33 peternak sapi potong di Kecamatan Bawang. Data diperoleh dari survei lapang dan wawancara langsung dengan peternak sapi potong sebagai responden dengan menggunakan kuesioner. Data yang dikumpulkan meliputi data populasi ternak sapi potong, luas lahan garapan, serta data-data lain yang mendukung dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Rata-rata Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia (KPPTR) peternak berdasarkan Sumber Daya Alam lebih kecil dari Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia berdasarkan Kepala Keluarga petani. Hal tersebut menunjukkan bahwa potensi maksimum berdasarkan sumberdaya lahan (PMSL) sebesar 1.8545 = 2 ST. Potensi maksimum berdasarkan kepala keluarga (PMKK) sebesar 8.661 = 9 ST, sedangkan populasi riil sebesar 3 ST. Hasil perhitungan Kapasitas Peningkatan Populasi Ternak Ruminansia berdasarkan sumberdaya lahan (KPPTR-SL) di Wilayah Kecamatan Bawang Kabupaten Banjarnegara adalah 1.0811 = 1 ST. Hasil tersebut menunjukkan bahwa daerah tersebut tidak dapat menampung ternak ruminansia lagi atau kelebihan ternak ruminansia sebesar 1 ST. Hasil KPPTR-KK berdasarkan kepala keluarga adalah 3.7079 = 4 ST. Hal yang mempengaruhi hasil KPPTR di daerah ini ialah kurangnya luas ladang atau tegalan, luas sawah, dan jumlah penduduk yang padat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This study Analysis of Forage Potential for Beef Cattle Development in 2 Livestock Farming Groups in Bawang District Banjarnegara Regency. The purpose of this research is to analyze the capacity of beef cattle population in Bawang Subdistrict The method used in this study is a survey method using questionnaires aimed at 33 cattle ranchers in Bawang Subdistrict. The data collected includes data on the population of beef cattle, farmland area, and monograph data supporting in the research. The results showed that the average Ruminansia Livestock Raising Capacity (KPPTR) capacity based on Natural Resources is smaller than the Ruminant Livestock Population Increase Capacity based on the Family Head of farmers. This shows that the maximum potential based on land resources (PMSL) of 1.8545 = 2 ST. The maximum potential based on family head (PMKK) is 8,661 = 9 ST, while the real population is 3 ST. The calculation result of Ruminant Population Increase Capacity based on land resources (KPPTR-SL) in Bawang District Banjarnegara District is 1.0811 = 1 ST. These results indicate that the area can not accommodate ruminant livestock or excess ruminants of 1 ST. Results KPPTR-KK based on the head of the family is 3.7079 = 4 ST. What affects the results of KPPTR in this area is the lack of wetland or moorland, wetland area, and dense population. |
| Kata kunci | Hijauan, pengembangan sapi potong |
| Pembimbing 1 | Novie Andri Setianto,S.Pt,M.Sc,Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Ir. Nur Hidayat, M.Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | 2018-07-31 14:31:17.581058 |