Artikel Ilmiah : H1H014001 a.n. NUR IRAWATI

Kembali Update Delete

NIMH1H014001
NamamhsNUR IRAWATI
Judul ArtikelKelimpahan Dan Identifikasi Bakteri Vibrio sp. Pada Air Tambak Pembesaran Udang Vaname (Litopenaeus vannamei) Di Kabupaten Cilacap
Abstrak (Bhs. Indonesia)Udang vaname (Litopenaeus vannamei) merupakan salah satu jenis udang yang paling banyak dibudidayakan. Udang vaname sering terserang penyakit Vibriosis yang disebabkan oleh bakteri dari genus Vibrio. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui kelimpahan bakteri genus Vibrio dan untuk mengetahui jenis dari isolat bakteri Vibrio dari air tambak pembesaran udang vaname (Litopenaeus vannamei) di Kabupaten Cilacap. Penelitian ini menggunakan metode observasi. Sampel air diambil dari empat tambak berbeda selama empat minggu untuk pengamatan jumlah bakteri umum dan Vibrio sp.; perhitungan kelimpahan bakteri dengan metode TPC; identifikasi bakteri Vibrio sp. menggunakan teknik Multiplex Polymerase Chain Reaction (PCR); dan tahap terakhir yaitu pengolahan data. Berdasarkan hasil penelitian kelimpahan bakteri Vibrio pada tambak A, B, C, dan D tidak melebihi ambang maksimal (104 CFU/mL). Berdasarkan hasil Multiplex PCR, Vibrio parahaemolyticus dan Vibrio alginolyticus merupakan jenis bakteri yang terdeteksi pada sampel air tambak. Sedangkan untuk kualitas air tambak yang diamati masih mendukung terhadap pertumbuhan udang vaname, akan tetapi juga mendukung pertumbuhan bakteri Vibrio.
Abtrak (Bhs. Inggris)Whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) is one of the most cultivated shrimps. Whiteleg shrimp was often challenged by Vibriosis wich caused by bacteria of the genus Vibrio. The purpose of this research was to know the abundance of bacteria in the genus of Vibrio and to know the species of Vibrio bacteria isolates from water ponds of Whiteleg shrimp (Litopenaeus vannamei) in Regency Cilacap. This research was performed by using observation method. Water samples were taken from four different ponds during four weeks for the observation of common bacteria and Vibrio abudance; calculation method of bacteria abundance with TPC; the identification of the bacteria Vibrio sp. using multiplex Polymerase Chain Reaction (PCR); and the last stage, namely processing and data analysis. Based on the study of the abundance of Vibrio bacteria results in the ponds A, B, C, and D do not exceed the maximum threshold (104 CFU/mL). Based on Multiplex PCR result, Vibrio parahaemolyticus and Vibrio alginolyticus were identifid to be found in the water ponds samples. While the quality of pond water still support the growth of Whiteleg shrimp, and also support the growth of Vibrio bacteria.
Kata kunciUdang Vaname, Vibrio sp., Kelimpahan Bakteri, Identifikasi.
Pembimbing 1Dr. rer. nat. Hamdan Syakuri, S.Pi, M.Si
Pembimbing 2Dewi Nugrayani, S.Pt., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2018-07-31 13:33:11.808539
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.