| NIM | F1A014027 |
| Namamhs | HIDAYAH PEMBAYUN |
| Judul Artikel | PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM MENDUKUNG EKSISTENSI DESA WISATA HUTAN MANGROVE DI DESA KALIWLINGI KECAMATAN BREBES KABUPATEN BREBES |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi masyarakat terhadap desa wisata hutan mangrove, komitmen masyarakat terhadap desa wisata hutan mangrove, dan strategi masyarakat terhadap desa wisata hutan mangrove. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif. Teori yang digunakan adalah teori pemberdayaan. Teknik penentuan informan menggunakan purposive sampling dengan pengumpulan data menggunakan tiga cara, yaitu: wawancara, observasi, dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif, serta menggunakan model analisis taksonomi dan domain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desa wisata hutan mangrove merupakan bentuk kesadaran masyarakat terhadap lingkungan dengan upaya konservasi hutan mangrove untuk melindungi kawasan pesisir Desa Kaliwlingi dengan melibatkan partisipasi masyarakat untuk melakukan penanaman mangrove sebagai penanggulangan abrasi. Persepsi masyarakat terhadap desa wisata hutan mangrove memiliki banyak manfaat diantaranya mencegah abrasi, melindungi desa, menyerap tenaga kerja dan upaya konservasi. Keberadaan desa wisata hutan mangrove tentu tidak luput dari komitmen, komitmen masyarakat yang sudah dilakukan yaitu kesadaran diri, membuat alat pemecah ombak, penanaman mangrove, perubahan sarana dan prasarana, membuang sampah pada tempatnya serta memberikan informasi data perkiraan cuaca kepada kelompok sadar wisata. Untuk mendukung desa wisata hutan mangrove ada strategi pemberdayaan seperti pemberdayaan kepiting soka, pelatihan batik mangrove, kerajinan garam rebus dan homeindustry, pengembangan daya tarik wisata pada perubahan spot foto dan sarana baru, pemasaran dan meningkatkan pendapatan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research aims to know the community's perception of mangrove forest tourism villages, community's commitment to mangrove forest tourism villages, and community's strategies for mangrove forest tourism villages. This was a qualitative research. The theory used is the theory of empowerment. Techniques used to determine the informants is purposive sampling with data collection of three ways : interview, observation, and documentation. Data analysed technique is interactive analysis model, with taxonomy and domain analysis model. The results showed that mangrove forest tourism village is a form of public awareness of the environment by mangrove forests conservation to protect the coastal area of Kaliwlingi Village by involve from community participation in mangrove planting as abrasion prevention. Community's perception of mangrove forest tourism village has benefits such as abrasion prevention, village protection, labor absorbtion and conservation. The existence of mangrove forest tourism village is keeping the community commitment which are the self-awareness, make a breakwater, mangrove plantation, upgrade the facilities and infrastructure, throwing the garbage in its place and give the weather information to "Sadar Wisata" group. To support mangrove forest tourism village there are empowerment strategies such as empowering soka crabs, mangrove "batik" training, salt-boiled crafts and homeindustry, develope the tourist attraction on photo spot and new tools, marketing and income-generating. |
| Kata kunci | partisipasi, abrasi, pemberdayaan, desa wisata hutan mangrove |
| Pembimbing 1 | Dr. Edy Suyanto, M.Si |
| Pembimbing 2 | Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. FX. Wardiyono, M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2018-07-30 23:56:22.782777 |
|---|