| NIM | F1A014032 |
| Namamhs | ANNAS MIFTAKHUDDIN |
| Judul Artikel | GERAKAN PERLAWANAN MASYARAKAT DESA SIKAYU, KECAMATAN BUAYAN, KABUPATEN KEBUMEN, TERHADAP RENCANA PENDIRIAN INDUSTRI SEMEN MELALUI PEMBANGUNAN EKOWISATA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Pembangunan industri pertambangan di Indonesia sering kali diwarnai dengan pro-kontra yang mendorong munculnya berbagai gerakan sosial di masyarakat. Hal demikian seperti yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sikayu, dalam memperjuangkan kawasan Karst Gombong Selatan dari rencana penambangan PT. Semen Gombong. Hal menarik yang dilakukan oleh masyarakat Desa Sikayu adalah mereka melakukan perlawanan dengan mengusung wacana ekowisata sebagai wacana tandingan terhadap rencana pendirian industri semen. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perlawanan masyarakat terhadap rencana pendirian industri semen melalui pembangunan ekowisata. Penelitian ini menggunakan paradigma non-positivisme dengan metode penelitian kualitatif. Informan yang dipilih berjumlah tujuh orang dengan menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Sementara itu, teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data interaktif (Miles dan Huberman). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gerakan masyarakat Desa Sikayu dengan mengusung wacana ekowisata dapat memberikan pengaruh yang signifikan bagi massa pergerakan. Masyarakat dapat tersadarkan dan tergugah untuk terlibat dalam perjuangan, termasuk merealisasikan pembangunan ekowisata, sehingga membentuk realitas baru, yaitu masyarakat komunikatif. Dampak lain dari gerakan ini adalah dapat mempengaruhi pengambilan keputusan rencana pendirian industri semen seperti dikeluarkannya keputusan Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah tentang ketidaklayakan lingkungan hidup rencana kegiatan penambangan PT. Semen Gombong. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The development of the mining industry in Indonesia is often marked by the pros and cons who encourage appear varity of social movement in community. Similar with the activity that was done by the people of Sikayu village, Buayan district, Kebumen regency, in struggling for karst south Gombong from the establishment plan of PT. Semen Gombong. It becomes interesting when Sikayu people did the resistance by carrying the discourse of ecotourism as a counter-discourse against the plan of cement industry establishment. The study purpose is to describe the resistance process of community toward a plan of building the cement industry through ecotourism development. The non-positivist paradigm with qualitative research method is used in this research. Informan who was choosen amount of seven informan by using purposive sampling technique and snowball sampling. Meanwhile, the used data analysis technique in this research is interactive data analysis (Miles and Huberman). The results of this study indicate that the community movement of Sikayu village by carrying the discourse of ecotourism can give a significant influence on mass movement. Communities can be awakened and inspired to engage in the struggle, including the realization of ecotourism development, thus, it was forming a new reality of communicative society. Another impact of this movement is it can influence the decision making plan of the establishment of the cement industry, such as the issuance of the decision of Badan Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah on the inaccuracy of the environmental plan of PT. Semen Gombong mining activities. |
| Kata kunci | Gerakan perlawanan, wacana ekowisata, pembangunan ekowisata. |
| Pembimbing 1 | Dr. Jarot Santoso, M.S |
| Pembimbing 2 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M.Si |
| Pembimbing 3 | Drs. Fx. Wardiyono, M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2018-07-30 22:13:26.803138 |
|---|