| NIM | D1E014215 |
| Namamhs | GHIFARI ALI |
| Judul Artikel | PENGARUH PENGGUNAAN BAHAN PEMBAWA DAN DOSIS EKSTRAK BUNGA WARU (Hibiscus tiliaceus) TERHADAP KADAR GLUKOSA DAN UREA DARAH DOMBA LOKAL |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan mengkaji pengaruh dari bahan pembawa dan dosis ekstrak bunga waru (Hibiscus tiliaceus) terhadap kadara glukosa dan urea darah. Materi yang digunakan adalah domba ekor gemuk jantan yang berumur dua tahun. Pakan yang diberikan berupa jerami padi amoniasi dan konsentrat. Metode yang digunakan adalah eksperimental, dengan Rancangan Acak Lengkap pola Faktorial. Terdapat dua faktor yang digunakan pada penelitian, faktor pertama adalah bahan pembawa berupa tepung ampas tahu (AT) dan dedak padi (DP), serta faktor kedua adalah dosis ekstrak bunga waru sehingga menghasilkan kombinasi perlakuan. Setiap perlakuan diulang empat kali. Hasil penelitian menunjukan tidak adanya interaksi antara bahan pembawa dan dosis ekstrak bunga waru terhadap kadar glukosa dan urea darah. Namun demikian, bahan pembawa memiliki kecenderungan berpengaruh terhadap kadar urea darah. Berdasarkan uji Beda Nyata Jujur (BNJ) diketahui bahwa bahan pembawa dedak padi memiliki kadar urea yang lebih tinggi dibanding bahan pembawa ampas tahu. Dedak padi merupakan bahan pembawa ekstrak bunga waru terbaik dibanding ampas tahu. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This research purpose was to study the effect of carrier and Hibiscus tiliaceus flower extract on blood glucose and ureum levels. The material used was two years old male fat-tail-sheep. The feed used was ammoniated rice straw and concentrate. This research method was the experiment, with Completely Randomized Design (CRD) Factorial. There were two factors used, the first factor was the carrier that was tofu waste (AT) and rice bran (DP), and the second factor was the level of dosage, as the treatments. Every single treatment had repeated four times. The results had shown there was no interaction between Hibiscus tiliaceus flower extract carrier and dosage on blood glucose and ureum level. Yet, rice bran carrier showed an effect on blood urea level. Based on Tukey test, rice bran carrier was known has higher blood ureum level compared to tofu waste carrier. Rice bran was better than tofu waste as Hibiscus tiliaceus flower extract carrier. |
| Kata kunci | ekstrak, bahan pembawa, glukosa, urea, bunga-waru |
| Pembimbing 1 | Dr. sc. agr. Ir. Muhamad Bata, MS |
| Pembimbing 2 | Dr. Ir. Sri Rahayu, M. Si |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 6 |
| Tgl. Entri | 2018-07-30 18:39:30.431947 |
|---|