| NIM | A1M014026 |
| Namamhs | FRIDA ARINA PUTRI |
| Judul Artikel | APLIKASI EDIBLE COATING ANTIMIKROBA KONSENTRAT BUNGA DAN BUAH KECOMBRANG UNTUK MENEKAN PERTUMBUHAN MIKROBA SOSIS IKAN GURAMI SELAMA PENYIMPANAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tanaman kecombrang (Nicolaia speciosa) memiliki kandungan bioaktif yang dapat dimanfaatkan sebagai pengawet alami pada produk pangan. Salah satunya yakni diaplikasikan dalam bentuk edible coating pada sosis ikan gurami yang bersifat perishable food. Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mengetahui pengaruh jenis konsentrat bunga dan buah kecombrang terhadap variabel mikrobiologis sosis ikan gurami selama penyimpanan; 2) mengetahui konsentrasi penambahan konsentrat bunga dan buah kecombrang terhadap variabel mikrobiologis sosis ikan gurami selama penyimpanan. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL). Faktor yang diteliti yaitu jenis konsentrat kecombrang terdiri atas konsentrat bunga dan konsentrat buah serta konsentrasi penambahan konsentrat terdiri dari 4 taraf (1%; 2%; 3%; 4%). Penelitian ini dilakukan dengan pengamatan selama 8 hari dalam penyimpanan refrigerator (±4°C). Variabel yang diamati dalam penelitian ini adalah aktivitas antimikroba edible coating konsentrat bunga dan buah kecombrang, analisis mikrobiologi meliputi total mikroba, total bakteri dan total kapang dan khamir pada sosis ikan gurami. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi edible coating dengan konsentrat bunga kecombrang memiliki daya hambat yang lebih tinggi terhadap total mikroba dan total kapang dan khamir yaitu 5,26 log CFU/g dan 4,50 log CFU/g pada sosis ikan gurami. Sementara aplikasi edible coating dengan konsentrat buah kecombrang pada sosis ikan gurami memiliki daya hambat yang lebih besar terhadap total bakteri yaitu 5,24 log CFU/g. Seiring dengan meningkatnya konsentrasi penambahan konsentrat, penambahan konsentrat sebesar 4% ke dalam edible coating menunjukkan makin besar kemampuan menghambat pertumbuhan mikroba. Nilai rata-rata total mikroba, bakteri dan kapang dan khamir dengan penambahan konsentrat sebesar 4% berturut-turut yaitu 5,20, 5,19, 4,44 log CFU/g. Diameter zona hambat terbesar diperoleh pada perlakuan bunga kecombrang konsentrasi 4% dari keempat jenis bakteri uji Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphillococcus aureus dan Bacillus cereus yaitu 9,80 mm; 9,07 mm; 7,06 mm; 1,33 mm. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The plant kecombrang (Nicolaia speciosa) has a bioactive content that can be utilized as a natural preservative in food products. One of them is applied in the form of an edible coating on gouramy sausage that is perishable food. This study aims to: 1) determine the influence of the type of concentrate flower and fruit kecombrang to microbiological variables gouramy sausage during storage; 2) to know the concentration of concentrate addition of flowers and fruit kecombrang to microbiological variable of gouramy sausage during storage. The experimental design used in this study was Completely Randomized Design (RAL). The factors studied were type of concentrate consists of flower and fruit kecombrang and concentrate addition consisted of 4 levels (1%, 2%, 3%, 4%). This study was conducted with observations for 8 days in refrigerator storage (± 4 ° C). The variables observed in this study were the antimicrobial activity of edible coating of concentrate flower and fruit kecombrang, microbiological analysis including total microbial, total bacteria and total mold/yeast in gouramy sausage. The results showed that the application of edible coating with kecombrang flower concentrate had a higher inhibitory effect on total microbial and total mold and yeast which was 5.26 log CFU / g and 4.50 log CFU / g in gouramy sausages. While the application of edible coating with kecombrang fruit concentrate in gouramy sausage has a greater inhibitory effect on total bacteria, which is 5.24 log CFU / g. As the concentration of concentrate addition increases, the addition of 4% concentrate to edible coatings indicates a greater ability to inhibit microbial growth. The mean total values of microbes, bacteria and molds and yeasts with the addition of concentrates were 4%, respectively 5.20, 5.19, 4.44 log CFU / g. The diameter of the largest inhibitory zone obtained in the treatment of kecombrang flower concentration of 4% of the four test species Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus and Bacillus cereus which is 9.80 mm; 9.07 mm; 7.06 mm; 1.33 mm. |
| Kata kunci | Edible coating, kecombrang, sosis ikan, mikrobiologis |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Rifda Naufalin, S.P., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Rumpoko Wicaksono, M.P. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 18 |
| Tgl. Entri | 2018-07-30 18:27:02.171483 |
|---|