Artikel Ilmiah : F1I014024 a.n. Y O P I

Kembali Update Delete

NIMF1I014024
NamamhsY O P I
Judul ArtikelPengaruh Keanggotaan Sementara Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) terhadap Keputusan Bank Dunia dalam Memberikan Proyek Bantuan Tahun 2011-2016
Abstrak (Bhs. Indonesia)Munculnya Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) dan
Bank Dunia masing-masing dilatarbelakangi oleh bencana perang pada abad ke-20.
Namun begitu, keduanya memiliki ranah yang berbeda, DK PBB mengurusi keamanan
dan perdamian internasional, sedangkan Bank Dunia terkait pembanguanan ekonomi
di suatu negara. Dalam penelitian Axel Dreher, Jan-Egbert Sturm, dan James Raymond
Vreeland dalam Journal of Development Economics 88(1):1–18 dengan judul
"Development Aid and International Politics: Does Membership on the UN Security
Council Influence World Bank Decisions?", dijelaskan bahwa antara keanggotaan
sementara suatu negara (1970-2004) dalam DK PBB dengan keputusan Bank Dunia
terdapat suatu hubungan. Padahal idealnya, keduanya tidaklah saling mempengaruhi
satu sama lain.
Dalam penelitiannya, Dreher, Sturm, dan Vreeland (2009) menemukan bahwa
keanggotaan sementara suatu negara dalam DK PBB cenderung untuk meningkatkan
jumlah proyek bantuan Bank Dunia yang diberikan kepada negara-negara tersebut.
Menggunakan pandangan realisme, khususnya realisme motif strategis (realism
strategic motive) peneliti berusaha menguji kembali penelitian mereka pada periode
2011 hingga 2016. Apakah pada periode tersebut keanggotaan suatu negara dalam DK
PBB cenderung meningkatkan nilai bantuan yang diberika oleh Bank Dunia kepada
negara-negara anggota sementara tersebut. Mengkombinasikan metode kuantitatif dan
kualitatif diharapkan bisa lebih koprehensif untuk menjawab pertanyaan penelitian
dalam penelitian ini.
Abtrak (Bhs. Inggris)The emergence of the United Nations Security Council (UNSC) and the World Bank were each motivated by the disasters of war in the 20th century. However, they have different spheres, the UN Security Council deals with international security and peace, while the World Bank deals with economic development in a country. In the research of Axel Dreher, Jan-Egbert Sturm, and James Raymond Vreeland in the Journal of Development Economics 88 (1): 1-18 with the title "Development Aid and International Politics: Does Membership on the UN Security Council Influence the World Bank Decisions?" explained that between the temporary membership of a country (1970-2004) in the UNSC with the World Bank's decision there was a relationship. Though ideally, they do not influence each other. In that research, Dreher, Sturm, and Vreeland (2009) found that temporary membership of a country within the UNSC tends to increase the number of World Bank aid projects provided to these countries. Using the view of realism, especially the realism strategic motive, researchers try to reexamine their research in the period 2011 to 2016. Whether in that period the membership of a country in the UN Security Council tends to increase the value of assistance provided by the World Bank to temporary member countries that. Combining quantitative and qualitative methods are expected to be more comprehensive to answer research questions in this study.
Kata kunciOrganisasi Internasional, Realisme Motif Strategis, Bantuan Internasional
Pembimbing 1Dr. Agus Haryanto, S.IP.,M.Si
Pembimbing 2Elpeni Fitrah,Sos.,M.A.
Pembimbing 3Dr.Jajang
Tahun2018
Jumlah Halaman37
Tgl. Entri2018-07-30 13:52:08.817916
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.