Artikel Ilmiah : F1B013059 a.n. RIZAL BUDI SANTOSO
| NIM | F1B013059 |
|---|---|
| Namamhs | RIZAL BUDI SANTOSO |
| Judul Artikel | STRATEGI PENGEMBANGAN RUANG TERBUKA HIJAU (RTH) DI KOTA PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian ini berjudul Strategi Pengembangan Ruang Terbuka Hijau di Kota Purwokerto. Judul ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan ruang terbuka hijau yang menurut UU No 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang yang mengharuskan di setiap wilayah mencapai 30 persen dari total luas wilayah. Di Kabupaten Banyumas khususnya Purwokerto jumlah Ruang Terbuka Hijau masih minim yaitu berkisar 11 persen dari total wilayah. Oleh karena itu Pemerintah Kabupaten Banyumas memerlukan strategi untuk memenuhi kebutuhan jumlah Ruang Tebuka Hijau sesuai dengan UU No 26 Tahun 2007 Tentang Penataan Ruang. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana Strategi Pemerintah Kabupaten Banyumas dalam pengembangan kawasan Ruang Terbuka Hijau di wilayah Purwokerto. Jenis Penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Adapun Teknik pemilihan informan dalam penelitian ini adalah purposive sampling dan untuk analisis data menggunakan pendapat dari Creswell. Dalam penelitian ini data yang didapat ditulis dalam transkrip wawancara, lalu dicoding, dipilah tema-tema sebagai hasil temuan, dan selanjutnya dilakukan interpretasi data. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pelaksanaan strategi pengembangan RTH di Kota Purwokerto belum tercapai dengan maksimal, hal ini disebabkan beberapa hambatan sebagai berikut pemerintah memiliki keterbatasan anggaran dalam pengembangan Ruang Terbuka Hijau, Kota Purwokerto yang mempunyai intensitas Ruang terbangun yang sangat padat hanya memilki sedikit Ruang Terbuka Hijau Publik, pemerintah mengalami kendala baik dari sisi penyediaan secara fisik maupun pada saat pengelolaan Ruang Terbuka Hijau serta peran elite dan pengembang yang masih belum ada. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | His research entitled Green Open Space Development Strategy in Purwokerto. This title is motivated by the need for green open spaces according to Law No. 26 of 2007 on Spatial Planning which requires that each region reach 30 percent of the total area. In Banyumas Regency, especially Purwokerto, the number of Open Space Green is still minimal, which is around 11 percent of the total area. Therefore, the Government of Banyumas need a strategy to meet the needs of the number of openly Green Space in accordance with Law No. 26 Year 2007 on Spatial Planning. The purpose of this research is to know how the Government Strategy of Banyumas Regency in the development of Green Open Space in Purwokerto area. The research method used is qualitative descriptive. Data collection is done by in-depth interviews, observation and documentation. The technique of selecting informant is purposive sampling and for data analysis using opinion from Creswell. In this study the data obtained are written in the transcript of the interview, then in the coding, sorted the themes as a result of the findings, and then done the data interpretation. The results of this study indicate that the implementation of RTH development strategy in Banyumas Regency has not been reached maximally, this is due to several obstacles as follows government has limited budget in the development of Green Open Space, Banyumas Regency which has intensity Very solid built space only have little Green Open Space Public, the government is experiencing difficulties both in terms of physical provision and at the time of management of Green Open Space and the role of elite and developers that still do not exist. |
| Kata kunci | Implementasi Kebijakan, Kebijakan Publik, Ruang Terbuka Hijau dan Strategi Kebijakan |
| Pembimbing 1 | Dr. Denok Kurniasih, M.Si |
| Pembimbing 2 | Drs. Moh. Imron, M.Si |
| Pembimbing 3 | Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2018-07-16 19:02:20.185954 |