Artikel Ilmiah : A1M013022 a.n. LIA INDAH FARCHAH
| NIM | A1M013022 |
|---|---|
| Namamhs | LIA INDAH FARCHAH |
| Judul Artikel | PEMANFAATAN SERAI SEBAGAI THR (TEH HERBAL RACIK) DENGAN CAMPURAN KULIT KACANG HIJAU DAN DAUN JAMBU BIJI |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Serai dapur (Cymbopogon citratus) di Indonesia masih belum dieksplorasi secara ekonomis, padahal serai dapur memiliki aktivitas antioksidan yang cukup tinggi yaitu 59,27%. Teh herbal racik (THR) merupakan salah satu produk diversifikasi pengolahan serai dapur sebagai minuman fungsional. Jenis teh yang biasa dikonsumsi di Indonesia adalah teh hijau (non fermentasi), teh oolong (setengah fermentasi), dan teh hitam (fermentasi penuh). Serai dapur memiliki warna kuning sehingga memerlukan kontribusi warna dari bahan pangan lain dalam pemanfaatannya sebagai teh. Kulit kacang hijau dan daun jambu merupakan bahan alami yang memberikan kontribusi warna hijau dan coklat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimental dengan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial dengan tiga kali ulangan. Dua faktor yang dicoba yaitu metode pengolahan yang terdiri dari non fermentasi (B1); setengah fermentasi (B2); dan fermentasi (B3), dengan rasio formulasi serai; daun jambu; kulit kacang hijau yang meliputi 1:2 : 0,5 (F1), 1:1:1 (F2), dan 1:1,5:0,75 (F3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan metode pengolahan dan formulasi yang berbeda berpengaruh sangat nyata; aktivitas antioksidan; aktivitas antimikroba; warna; aroma; rasa; dan aftertaste; berpengaruh nyata terhadap kesukaan; dan tidak berpenagruh nyata terhadap kadar air dan rendemen. Berdasarkan uji indeks efektivitas produk THR terbaik diperoleh pada perlakuan B3F3 yaitu teh herbal dengan metode pengolahan fermentasi penuh dengan rasio formulasi serai; daun jambu; dan kulit kacang hijau berturut-turut 1;1,5;0,75 dengan karakteristik kimia: aktivitas antioksidan sebesar 52,870%; kadar air 13,387%; zona hambat antimikroba 0,43 mm; dan karakteristik sensoris: warna coklat kemerahan (skor 2,980); aroma kurang kuat (skor 3,047); rasa kurang kuat (skor 3,340); aftertaste kurang terasa (skor 3,196); dan kesukaan kurang suka (skor 3,047). Kata kunci : teh herbal, serai, kulit kacang hijau, daun jambu biji |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Lemon grass (Cymbogon citarus) has not been explored economically in Indonesia, whereas lemon grass has high antioxidant activity about 59,27%. Herbal tea (Teh Herbal Racik, THR) is one of diversification product of lemon grass as fungtional drink. Types of tea commonly consumed in Indonesia are green tea (unfermented), oolong tea (partly fermented), and black tea (full fermented). Lemon grass has yellow pigmen, therefore it need color enhancer from other food substance for processed as tea. Mung bean hulls and guava leaves are natural subtances that enhance green and brown color. Method used in this research is experimental with randomized block design (RBD); with 2 factors; method processing; unfermented (B1), partly fermented (B2), and full fermented (B3); formulation ratio of lemon grass; guava leaves; mung bean hulls; 1: 2: 0,5 (F1), 1;1; 1(F2), 1:1,5: 0,75 (F3). Result of this research showed that methods and formulation ratio gave very significant effect on antioxidant activity; antimicrobial activity; color; aroma; taste; and aftertaste; significant effect on overall, and no effect on moisture content and yield. Based on effectivity index, the best product obtained from THR is B3F3; fully fermentation method with formulation ratio 1;1,5;0, 75 with chemichal characteristics of the product are, antioxidant activity of 52,87%; diameter of inhibition zone of 0,43 mm; moisture content (db) of 13,387%; and sensory characteristics; brown redish color(score 2,980); rather typical aroma(score 3.047); rather tasted of extract (score 3,340); rather taste of aftertaste (score 3,196); rather like of overall fondness (score 3,047). Keyword : herbal tea (THR), lemon grass, mung bean hulls, guava leaves |
| Kata kunci | Kata kunci : teh herbal, serai, kulit kacang hijau, daun jambu biji |
| Pembimbing 1 | Dra. Erminawati M.Sc., Ph.D |
| Pembimbing 2 | Ir. Sujiman, M.P |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 20 |
| Tgl. Entri | 2018-07-09 11:21:26.013543 |