Artikel Ilmiah : A1C114023 a.n. FRISCA ENGELIA
| NIM | A1C114023 |
|---|---|
| Namamhs | FRISCA ENGELIA |
| Judul Artikel | PERAN ASURANSI USAHATANI PADI (AUTP) TERHADAP RISIKO PRODUKSI PADA USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Kegiatan usaha di bidang pertanian memiliki berbagai macam risiko, seperti risiko produksi dan harga. Pemerintah membantu mengupayakan perlindungan usahatani terhadap risiko yang dihadapi petani melalui program Asuransi Usahatani Padi (AUTP). Pada MT II tahun 2017, usahatani padi sawah di Kecamatan Susukan mengalami penurunan produksi akibat serangan hama wereng dan tikus. Namun pada musim tanam tersebut, usahatani padi mereka telah diasuransikan. Penelitian ini bertujuan untuk 1) mengetahui besarnya biaya dan pendapatan petani padi sawah, 2) menghitung besarnya risiko harga, risiko produksi dan risiko kerugian, dan 3) menganalisis seberapa besar kompensasi dari Asuransi Usahatani Padi (AUTP) terhadap risiko yang timbul pada usahatani padi. Penelitian dilakukan secara survai di wilayah Kecamatan Susukan dan diperoleh secara sampling di 3 desa yaitu di desa Berta, desa Derik, dan desa Kedawung. Penelitian dilaksanakan dari bulan Januari hingga Febuari 2018. Metode penentuan sampel secara Purposive Random Sampling berdasar kriteria yaitu Desa yang terdaftar dalam data akseptasi Asuransi Usahatani Padi (AUTP), pernah menerima klaim asuransi, serta merupakan daerah endemik risiko di Kecamatan Susukan. Metode pengambilan sampel secara Purposive yaitu petani asuransi, petani yang gagal panen, dan petani asuransi yang tidak gagal panen. Data yang digunakan yaitu data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis Biaya, Pendapatan, dan Risiko. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata biaya total yang dikeluarkan oleh petani padi sawah di Kecamatan Susukan untuk MT II sebesar Rp 17.521.242,- per Ha, sedangkan rata-rata penerimaan petani sebesar Rp 7.852.193,-, sehingga rata-rata kerugian yang dialami sebesar Rp 9.669.048,-. Berdasarkan nilai koefisien variasi (CV), besar risiko harga adalah 8%, risiko produksi 15%, dan risiko kerugian 55%. Penurunan produksi sebesar 15% menyebabkan petani mengalami kerugian sebesar Rp 4.896.375,-. Realisasi bantuan asuransi pada MT II Tahun 2017 di Kecamatan Susukan hanya dapat menutup 21,76% kerugian yang dihadapi petani. Program Asuransi Usahatani Padi (AUTP) belum memiliki peran dalam melindungi petani dari risiko usahatani padi yang dihadapi. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Agricultural business activities has several risks such as in loss of production and also in downprice risks. The Government gives protections to farmers in the form of Rice Farming Insurance for Farmers (AUTP). In the mid second semester in 2017, rice farming production in Susukan sub-district has decreased due to pest and rat attacks. But in the that season, their plants has been insured. This study aims to 1) know the cost and income of farmers, 2) calculate the pricing risk, the production risk and also loss risk, and 3) analyze the amount of compensation money Rice Farming Insurance for Farmers (AUTP) to the risks of rice farming. The research was conducted directly in Kecamatan Kecamatan Susukan with 3 villages as samples such as Berta village, Derik village, and Kedawung village. The study was conducted from January to February 2018. The sampling method was purposive random Sampling based on the criteria of the Village registered in Rice Farming Insurance for Farmers (AUTP), ever claimed insurance, and a risky endemic area in sub-district of Susukan. Purposive sampling methods were insured farmers, farmers who failed to harvest, and insured farmers who succeeded to harvest. The data used are primary and secondary data. Analysis of data are cost analysis, income, and risk. The research showed that average cost of rice field farmers in Kecamatan Susukan for secong mid semester was Rp 17,521,242 per hectar while the average farmer's income was Rp 7,852,193, - an average loss of Rp 9,669 .048, -. Based on the coefficient value (CV), risks on pricing was 8%, risk of production loss was 15%, and risk of total loss was 55%. The production decreased by 15% caused the loss to the farmers around Rp 4,896,375,-. The realization of insurance aid in the second mid semester of 2017 in Kecamatan Susukan could only cover 21,76% of losses incurred. The Rice Farming Insurance for Farmers (AUTP) had no significant role in protecting farmers from the risks they faced in rice farming. |
| Kata kunci | peran Asuransi Usahatani Padi (AUTP), risiko, usahatani padi |
| Pembimbing 1 | Ir. Endang Sriningsih, M.P. |
| Pembimbing 2 | Ir. Bambang Sumanto, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2018 |
| Jumlah Halaman | 17 |
| Tgl. Entri | 2018-06-16 20:42:16.23304 |