Artikel Ilmiah : P2PA14006 a.n. BULAN KENCANA SHASKIA

Kembali Update Delete

NIMP2PA14006
NamamhsBULAN KENCANA SHASKIA
Judul ArtikelPENGARUH PERUBAHAN IKLIM, PERILAKU PETANI, DAN STRATEGI ADAPTASI TERHADAP PRODUKTIVITAS TANAMAN HIAS: STUDI KASUS DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Perubahan iklim menjadi isu lingkungan yang menjadi perhatian serius karena merupakan salah satu ancaman yang sangat serius terhadap sektor pertanian dan potensial mendatangkan masalah baru bagi keberlanjutan produksi dan sistem produksi pertanian pada, sejak dahulu petani memiliki pengetahuan tentang iklim yang dimanfaatkan dalam praktek pertanian. Namun dengan adanya permasalahan perubahan iklim petani kini dihadapkan pada ketidakpastian musim, yang akan berdampak pada kualitas maupun kuantitas produktivitas tanaman hias. Perilaku petani tentang perubahan iklim menjadi penentu petani dalam beradaptasi budidaya tanaman hias.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing dari perubahan iklim terhadap produktivitas tanaman, perilaku petani, dan strategi adaptasi budidaya tanaman hias; mengetahui pengaruh masing-masing dari perilaku petani terhadap produktivitas dan strategi adaptasi; mengetahui pengaruh strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias; serta mengetahui pengaruh bersama antara perubahan iklim, perilaku petani tanaman hias, strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias.
Jumlah responden adalah 90 petani tanaman hias di Kabupaten Banyumas, 3 lokasi sebagai stasiun pengamatan yaitu Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Desa Ciberem Kecamatan Sumbang, dan Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedung Banteng. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling. Jumlah tanaman yang diamati adalah 270 tanaman terdiri dari tiga jenis tanaman pada setiap Desa yaitu Pucuk merah (Syzygium), Zodia (Euodia s.), dan Melati hias (Tabernaemontana sp.), kemudian diambil dengan cara Insidental di setiap Desa. Penelitian menggunakan metode survei. Analisis pada penelitian ini menggunakan regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukan pengaruh iklim terhadap produktivitas, terlihat dari pengaruh signifikan terhadap jumlah cabang tanaman Brokoli hias, semakin rendah suhu semakin banyak jumlah cabang, sedangkan semakin tinggi kelembaban maka semakin banyak jumlah cabang pada tanaman Brokoli hias. Pengaruh iklim terhadap perilaku petani tidak signifikan, namun umumnya petani merasakan perubahan iklim dengan merasakan kondisi perbedaan musim (92%), temperatur udara (89%), dan angin (86%). Pengaruh iklim terhadap strategi adaptasi tidak signifikan, namun 67,63% petani menyatakan strategi adaptasi perlu dilakukan, 41,69% petani menyatakan strategi yang telah dilaksanakan. Hal ini menunjukan petani tanaman hias di Kabupaten Banyumas menyatakan perlu adanya strategi adaptasi, namun tidak sepenuhnya melakukan strategi tersebut.
Perilaku petani mempengaruhi produktivitas tanaman hias secara signifikan. Hasil analisis menunjukan semakin baik perilaku petani maka semakin baik produktivitas tinggi tanaman dan jumlah cabang pada tanaman Melati Hias. Perilaku yang diketahui dari pengetahuan, sikap, dan tindakan petani tanaman hias, berpengaruh secara signifikan terhadap strategi adaptasi petani dalam menghadapi perubahan iklim. Pengaruh yang diberikan terhadap strategi adaptasi adalah 41%. Pengaruh produktivitas tanaman hias oleh strategi adaptasi tidak signifikan. Teknis dalam melakukan adaptasi 88,00% petani menyatakan masih perlu dukungan perbaikan teknologi.
Pengaruh bersama perubahan iklim, perilaku petani tanaman hias, strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias ditunjukan dari hasil analisis Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Melati hias adalah 12%, jumlah cabang adalah 10%, dan jumlah daun 5%. Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Pucuk merah adalah 7%, jumlah cabang adalah 8%, dan jumlah daun 2%. Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Brokoli hias adalah 16%, jumlah cabang adalah 21%, dan jumlah daun 11%. Hal ini menjelaskan lebih dari 50% produktivitas tanaman hias dipengaruhi oleh faktor lain.
Abtrak (Bhs. Inggris)Perubahan iklim menjadi isu lingkungan yang menjadi perhatian serius karena merupakan salah satu ancaman yang sangat serius terhadap sektor pertanian dan potensial mendatangkan masalah baru bagi keberlanjutan produksi dan sistem produksi pertanian pada, sejak dahulu petani memiliki pengetahuan tentang iklim yang dimanfaatkan dalam praktek pertanian. Namun dengan adanya permasalahan perubahan iklim petani kini dihadapkan pada ketidakpastian musim, yang akan berdampak pada kualitas maupun kuantitas produktivitas tanaman hias. Perilaku petani tentang perubahan iklim menjadi penentu petani dalam beradaptasi budidaya tanaman hias.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh masing-masing dari perubahan iklim terhadap produktivitas tanaman, perilaku petani, dan strategi adaptasi budidaya tanaman hias; mengetahui pengaruh masing-masing dari perilaku petani terhadap produktivitas dan strategi adaptasi; mengetahui pengaruh strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias; serta mengetahui pengaruh bersama antara perubahan iklim, perilaku petani tanaman hias, strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias.
Jumlah responden adalah 90 petani tanaman hias di Kabupaten Banyumas, 3 lokasi sebagai stasiun pengamatan yaitu Desa Pandak, Kecamatan Baturaden, Desa Ciberem Kecamatan Sumbang, dan Desa Dawuhan Wetan, Kecamatan Kedung Banteng. Penentuan lokasi penelitian menggunakan metode purposive sampling. Jumlah tanaman yang diamati adalah 270 tanaman terdiri dari tiga jenis tanaman pada setiap Desa yaitu Pucuk merah (Syzygium), Zodia (Euodia s.), dan Melati hias (Tabernaemontana sp.), kemudian diambil dengan cara Insidental di setiap Desa. Penelitian menggunakan metode survei. Analisis pada penelitian ini menggunakan regresi berganda.
Hasil penelitian menunjukan pengaruh iklim terhadap produktivitas, terlihat dari pengaruh signifikan terhadap jumlah cabang tanaman Brokoli hias, semakin rendah suhu semakin banyak jumlah cabang, sedangkan semakin tinggi kelembaban maka semakin banyak jumlah cabang pada tanaman Brokoli hias. Pengaruh iklim terhadap perilaku petani tidak signifikan, namun umumnya petani merasakan perubahan iklim dengan merasakan kondisi perbedaan musim (92%), temperatur udara (89%), dan angin (86%). Pengaruh iklim terhadap strategi adaptasi tidak signifikan, namun 67,63% petani menyatakan strategi adaptasi perlu dilakukan, 41,69% petani menyatakan strategi yang telah dilaksanakan. Hal ini menunjukan petani tanaman hias di Kabupaten Banyumas menyatakan perlu adanya strategi adaptasi, namun tidak sepenuhnya melakukan strategi tersebut.
Perilaku petani mempengaruhi produktivitas tanaman hias secara signifikan. Hasil analisis menunjukan semakin baik perilaku petani maka semakin baik produktivitas tinggi tanaman dan jumlah cabang pada tanaman Melati Hias. Perilaku yang diketahui dari pengetahuan, sikap, dan tindakan petani tanaman hias, berpengaruh secara signifikan terhadap strategi adaptasi petani dalam menghadapi perubahan iklim. Pengaruh yang diberikan terhadap strategi adaptasi adalah 41%. Pengaruh produktivitas tanaman hias oleh strategi adaptasi tidak signifikan. Teknis dalam melakukan adaptasi 88,00% petani menyatakan masih perlu dukungan perbaikan teknologi.
Pengaruh bersama perubahan iklim, perilaku petani tanaman hias, strategi adaptasi terhadap produktivitas tanaman hias ditunjukan dari hasil analisis Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Melati hias adalah 12%, jumlah cabang adalah 10%, dan jumlah daun 5%. Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Pucuk merah adalah 7%, jumlah cabang adalah 8%, dan jumlah daun 2%. Nilai R2 terhadap tinggi tanaman Brokoli hias adalah 16%, jumlah cabang adalah 21%, dan jumlah daun 11%. Hal ini menjelaskan lebih dari 50% produktivitas tanaman hias dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata kunciPerubahan iklim, budidaya tanaman hias,
Pembimbing 1Dr. Edy Suyanto, M.Si.
Pembimbing 2Dr. Ir. Saparso M.P.
Pembimbing 3
Tahun2018
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2018-05-30 08:32:32.19404
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.